Milad ke-61 Inhil Bersejarah, Joget Mande Pecahkan Rekor Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:49:02 WIB
Bupati Inhil saat menerima rekor muri

GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN – Tari Kreasi Joget Mande sukses digelar secara meriah di sepanjang Jalan Swarnabumi, Tembilahan. 

Kegiatan yang menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya daerah berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Penghargaan rekor MURI tersebut diterima langsung oleh Bupati Inhil H Herman Wakil Bupati Inhil Yuliantini dan Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj Katerina Susanti Herman.

Sebanyak 6.100 peserta turut ambil bagian dalam pertunjukan tari yang membentang di sepanjang Jalan Swarnabumi, Tembilahan, Sabtu (13/6/2026).

Selain itu, produk budaya khas masyarakat Inhil, Tapai Pulut Katuk, resmi memperoleh Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum Republik Indonesia sebagai bentuk perlindungan terhadap pengetahuan tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Surat pencatatan tersebut menetapkan Tapai Pulut Katuk sebagai Kekayaan Intelektual Komunal kategori Pengetahuan Tradisional yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam melestarikan, mengembangkan, dan mempromosikan kekayaan seni budaya daerah kepada masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Bupati H Herman mengatakan bahwa hari ini kita tidak hanya sedang menari. Lebih dari itu kita sedang menunjukkan kepada Indonesia bahwa Indragiri Hilir adalah daerah yang kuat karena persatuan. 

Momen bersejarah ini kian istimewa dan lengkap, ditengah semangat melakukan proses pemecahan rekor MURI melalui tari massal 6.100 peserta.

“kita juga sekaligus mempertegas perlindungan warisan leluhur melalui penyerahan surat pencatatan HAKI Komunal Tapai Pulut Katuk, serta merayakan keindahan jati diri daerah dalam festival ethnic fashion culture,” kata H Herman.

Terkini