Momen HUT ke-242 Pekanbaru: Jemaah Haji Kloter Pertama Tiba, Langsung Disuguhi Wali Kota Talam Durian

Momen HUT ke-242 Pekanbaru: Jemaah Haji Kloter Pertama Tiba, Langsung Disuguhi Wali Kota Talam Durian
Agung saat menyambut jemaah haji asal Pekanbaru

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU, — Kepulangan jemaah haji kloter pertama asal Kota Pekanbaru diwarnai momentum unik saat tiba di tanah air.

Dimana, kedatangan para jemaah di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Jumat (5/6) siang, tidak hanya disambut oleh haru keluarga, tetapi juga dikemas sebagai panggung promosi kuliner lokal sempena Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Kota Pekanbaru.

Agung Nugroho, Wali Kota Pekanbaru, turun langsung ke apron bandara untuk menyambut rombongan pertama yang mendarat tersebut.

"Alhamdulillah, yang datang di penerbangan pertama ini ada 225 orang. Tadi kami menyambut sekaligus mengucapkan selamat datang dan mendoakan semoga menjadi haji yang mabrur," ujar Agung usai menyapa para jemaah, Jumat (5/6).

Dalam obrolan santai di sela penyambutan, Agung mengklaim para jemaah mengekspresikan kepuasan mereka terhadap kualitas pelayanan selama menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Apresiasi secara khusus juga dialamatkan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang ikut mengawal prosesi ibadah tahun ini.

"Alhamdulillah, tadi kami menyapa dan bercerita bagaimana di sana (Makkah), semua merasa happy, pelayanan cukup baik. Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh jemaah haji masyarakat Pekanbaru," tuturnya.

Strategi 'Oleh-Oleh' dan Sinyal Festival 1 Kilometer

Dalam kesempatan tersebut, ada yang berbeda pada pemulangan haji kali ini. Mengingat jadwal kepulangan bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kota Bertuah, Pemko Pekanbaru menggandeng pusat oleh-oleh lokal, Nadhira Napoleon, untuk membagikan bingkisan kue talam durian kepada setiap jemaah.

Langkah ini dinilai sebagai strategi taktis untuk mendongkrak popularitas panganan khas daerah langsung ke akar rumput.

"Jadi, tadi kami bersama Nadhira menyiapkan kue talam durian sebagai oleh-oleh bagi jemaah haji yang pulang ke rumah masing-masing. Nanti bisa mereka nikmati bersama keluarga sambil meminum air zam-zam," jelas Agung.

Pemberian bingkisan ini rupanya menjadi 'gong' pembuka dari agenda besar pemko. Agung membeberkan bahwa demi mendongkrak popularitas talam durian ke kancah internasional, pihak otoritas bakal menggelar Festival Kue Talam Durian sepanjang satu kilometer pada perayaan Hari Jadi tahun ini.

Menariknya, di tengah sorotan publik terkait efisiensi anggaran daerah, Agung menggarisbawahi bahwa megaproyek kuliner yang diklaim terbesar di dunia tersebut sama sekali tidak akan menyentuh kas daerah.

"Festival kue talam durian ini tidak menggunakan APBD, kita di-support penuh oleh pelaku UMKM," pungkas Agung menyudahi keterangannya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index