Semen Langka Sebulan di Rohul, Proyek Pemkab Terancam Mangkrak, Tukang Bangunan Sepi Job

Selasa, 22 September 2026 | 12:37:22 WIB
Foto ilustrasi

GAGASANRIAU.com, PASIRPENGARAIAN — Masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau mengeluhkan kelangkaan semen selama lebih dari satu bulan terakhir. Kelangkkan ini mengancam sektor konstruksi daerah.

Otomatis saja krisis pasokan ini tidak hanya menghambat proyek renovasi rumah warga, tetapi juga mengancam kelancaran pekerjaan fisik proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul.

Sehingga dampak domino dari langkanya semen mulai memukul ekonomi kelas bawah.

Banyak tukang bangunan di wilayah Rohul terpaksa menganggur lantaran pengerjaan konstruksi terhenti total menunggu ketersediaan stok di pasaran.

Sejumlah pemilik toko bangunan di Pasirpengaraian mengungkapkan, stok semen yang baru masuk dari distributor langsung ludes diserbu pembeli dalam hitungan jam.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Rohul, Sugesti, mengonfirmasi bahwa tersendatnya distribusi semen dipicu oleh kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar serta kendala bahan baku di tingkat produsen.

"Menurut informasi dari beberapa toko bangunan, kendala ini disebabkan bahan baku dan sulitnya mendapatkan BBM solar. Pengiriman semen ke toko bangunan menjadi terlambat sehingga stok cepat habis," kata Sugesti, Senin (21/9/2026).

Sugesti menambahkan, tingginya ritme pembangunan infrastruktur pemerintah dan swasta di pertengahan semester ini membuat laju permintaan semen meroket, tidak sebanding dengan kuota pengiriman yang tiba di lapangan.

Situasi ini memaksa para kontraktor dan masyarakat berburu semen hingga ke pelosok toko bangunan di luar area Pasirpengaraian.

Jika distribusi BBM solar dan pasokan produsen tak kunjung dinormalisasi, penyelesaian proyek-proyek fisik prioritas di Kabupaten Rohul dipastikan bakal mengalami keterlambatan signifikan.

Terkini