Kabut Tebal Lumpuhkan Pekanbaru, Jarak Pandang Bandara SSK II Anjlok hingga 100 Meter, 12 Penerbangan Terpaksa Delay!

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:21:53 WIB
Kondisi kabut tebal di Bandara SSK I Pekanbaru pada Selasa pagi

GAGASANRIAU.com, PEKANBARU — Diduga akibat kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), jalur penerbangan di Kota Pekanbaru mendadak lumpuh dan diterpa kekacauan jadwal pada Selasa (13/10/2026) pagi.

Namun, menurut pihak BMKG Stasiun Pekanbaru hal itu lantaran fenomena kabut tebal (fog) melingkupi Kota Pekanbaru hingga memangkas habis jarak pandang (visibility) di kawasan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

Kondisi ekstrem tersebut sempat menekan jarak pandang berada di titik sangat berbahaya bagi keselamatan operasional pesawat, yakni berkisar antara 100 hingga 550 meter saja pada pagi hari.

Akibat terpaan kabut pekat tersebut, sebanyak 12 penerbangan dari dan menuju Bumi Lancang Kuning terpaksa mengalami penundaan (delay).

General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, melalui Branch Communication & CSR Bandara SSK II, Meta Harahap, mengonfirmasi bahwa terdapat belasan jadwal penerbangan yang terdampak gangguan cuaca tersebut.

"Sejumlah jadwal penerbangan mengalami penundaan. Tercatat enam penerbangan keberangkatan dan enam penerbangan kedatangan mengalami penundaan (delay)," beber Meta Harahap, Selasa (13/10/2026).

Kendati demikian, seiring bergulirnya waktu menuju siang hari, jarak pandang di area runway dilaporkan mulai berangsur pulih dan membaik.

Berdasarkan laporan evaluasi operasional hingga pukul 10.30 WIB, jarak pandang di Bandara SSK II Pekanbaru merangkak naik hingga menyentuh angka 3.000 meter, sehingga aktivitas penerbangan perlahan bergerak kembali normal.

"Kami terus memantau pergerakan cuaca secara berkala bersama BMKG demi memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa penerbangan," tegas Meta.

Meta menambahkan bahwa dari pemantauan terkini pukul 10.30 WIB, aktivitas penerbangan secara umum mulai berjalan aman dan terkendali, di mana tercatat dua penerbangan keberangkatan serta dua penerbangan kedatangan berhasil direalisasikan.

Manajemen bandara menegaskan tidak akan mengambil risiko terkait aspek keselamatan jiwa pengguna jasa penerbangan jika kondisi cuaca dan kabut kembali memburuk.

Terkini