Dukungan Bibit PT RSUP Divisi Perkebunan Panen Perdana 24 Ribu Nanas di Desa Manunggal Jaya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:00:05 WIB
Seremonial panen simbolisi bantuan PT RSUP Divisi Perkebunan

GAGASANRIAU.com, INDRAGIRI HILIR – Program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) yang digulirkan PT Riau Sakti United Plantations Divisi Perkebunan (PT RSUP Divisi Perkebunan) membuktikan dampak nyatanya bagi perekonomian warga lokal.

Salah satu entitas bisnis Sambu Group yang bergerak sebagai Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) ini sukses mendampingi petani di Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Melalui program bantuan bibit nanas, budidaya yang dikelola warga lokal tersebut akhirnya membuahkan panen perdana dengan total hasil mencapai lebih dari 24.000 buah nanas.

Seremoni panen perdana tersebut digelar langsung di lokasi perkebunan pada 10 Oktober 2026 sebagai penanda keberhasilan proses pengelolaan tanaman oleh para petani penerima manfaat.

Capaian melimpah ini merupakan buah dari penyaluran lebih dari 35.000 bibit nanas kepada kelompok tani setempat melalui perantara KUD Karyawan Mukti.

Dukungan bibit tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membentangkan peluang kegiatan pertanian produktif bagi warga.

Langkah ini sekaligus ditujukan untuk mendorong pemanfaatan potensi desa melalui komoditas unggulan yang dapat dibudidayakan secara mandiri oleh masyarakat.

Bagi warga Desa Manunggal Jaya, momen panen perdana ini menjadi ajang bukti nyata dari jerih payah proses penanaman dan pemeliharaan yang telah mereka tekuni selama ini.

Hasil panen ini juga memberikan dorongan moral dan motivasi kuat bagi para petani untuk terus memperluas sektor pertanian sebagai pilar utama penghidupan keluarga.

Kepala Desa Manunggal Jaya, Sulistiawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen berkelanjutan yang ditunjukkan PT RSUP Divisi Perkebunan.

“Panen perdana ini menjadi kebanggaan bersama bagi masyarakat Desa Manunggal Jaya, khususnya para petani yang telah merawat tanaman hingga menghasilkan buah. Kami mengapresiasi bantuan bibit dari PT RSUP yang disalurkan melalui KUD Karyawan Mukti. Harapan kami, hasil ini menjadi penyemangat bagi petani untuk terus mengembangkan budidaya nanas dan membuka peluang tambahan pendapatan bagi keluarga,” ujar Sulistiawan.

Sulistiawan menambahkan, keberhasilan di sektor pertanian menuntut ketekunan tinggi dari warga serta jalinan komunikasi yang harmonis antar-lembaga.

Sinergi yang erat antara petani, pemerintah desa, pihak koperasi, dan korporasi dinilainya menjadi kunci utama dalam memajukan perekonomian desa.

“Karena itu, momentum panen pertama diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dalam mengembangkan potensi ekonomi desa,” kata Sulistiawan.

Di sisi lain, Humas PT RSUP Divisi Perkebunan, Budi Fitrah, turut menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian yang diraih oleh para petani binaan.

“Kami menyambut baik panen perdana nanas di Desa Manunggal Jaya. Hasil lebih dari 24 ribu buah ini mencerminkan kerja keras petani dalam mengelola bibit yang telah dibagikan. Bagi kami, nilai program CSR terletak pada manfaat yang dapat tumbuh bersama masyarakat. Kami berharap kegiatan ini memberikan semangat untuk terus mengembangkan potensi pertanian desa,” ungkap Budi.

Dalam eksekusinya, PT RSUP secara konsisten bersinergi dengan KUD Karyawan Mukti untuk mendistribusikan lebih dari 35.000 bibit tanaman kepada para petani target.

Penyaluran yang memanfaatkan jembatan koperasi ini menjadi elemen krusial untuk menghubungkan program bantuan perusahaan secara tepat sasaran kepada warga penerima manfaat.

Panen raya pertama ini sekaligus menjadi momentum berharga untuk membangun optimisme baru terhadap prospek pengembangan usaha tani nanas di wilayah tersebut.

Selain mengincar kuantitas produksi, pengalaman teknis yang didapat petani selama proses budidaya menjadi modal berharga dalam memahami karakter tanaman serta merancang strategi pengelolaan di masa mendatang.

Melalui capaian ini, PT RSUP Divisi Perkebunan berharap iklim kolaborasi lintas sektor ini dapat terus dipelihara secara konsisten.

Sinergi antara bantuan perusahaan, peran aktif koperasi, perhatian pemerintah desa, serta ketekunan para petani diharapkan saling menguatkan dalam menciptakan iklim pertanian yang produktif dan berkelanjutan bagi warga Desa Manunggal Jaya.

Sebagai informasi, PT RSUP Divisi Perkebunan merupakan bagian dari Sambu Group yang didirikan sejak tahun 1967 oleh Tay Juhana melalui PT Pulau Sambu sebagai pelopor industri pengolahan kelapa.

Sambu Group memiliki tiga fasilitas pabrik utama di Provinsi Riau, yaitu PT Pulau Sambu di Kuala Enok (1967), PT Pulau Sambu di Guntung (1983), dan PT Riau Sakti United Plantations (1993).

Melalui pengembangan sistem industri terintegrasi, Sambu Group sukses memelopori inovasi produk berbasis kelapa lewat merek ternama KARA.

Guna mengakomodasi kebutuhan bahan baku industri, Sambu Group mengintegrasikan petani kelapa lokal sebagai mitra sosial yang tak terpisahkan demi mewujudkan inklusivitas sosial, konservasi lingkungan, serta stabilitas ekonomi kawasan.

Sambu Group memegang prinsip teguh untuk terus meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi petani mitra di Indonesia melalui pembangunan infrastruktur, kegiatan keagamaan, hingga program pendidikan masyarakat di sekitar area operasional industri.

Terkini