RIR JKW-JK Himbau Masyarakat Riau Tidak Kampanye Hitam Dan Memburukan Calon Pemimpinnya

Jumat, 06 Juni 2014 - 04:13:35 wib | Dibaca: 1891 kali 

Gagasanriau.com Pekanbaru-Relawan Indonesia Riau (RIR) tim independen pemenangan Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres-Cawapres) Joko Widodo dan Jusuf Kalla menghimbau dan mengajak masyarakat di Provinsi Riau untuk tidak mempercayai kampanye hitam oleh orang yang tidak bertanggungjawab serta jangan memburuk-buruk-an calon pemimpin bangsa ini kedepan.

Demikian disampaikan oleh Ketua RIR JKW-JK, Kordias Pasaribu SH kepada Gagasanriau.com, Jumat pagi (6/6/2014), hal ini katanya lagi, sehubungan mulai bekerja dan bertugas tim Relawan Indonesia Riau untuk menggalang dan menyatukan persepsi kenapa harus mendukung pasangan Capres-Cawapres yang diusung yakni, nomor urut dua Joko Widodo dan Jusuf Kalla ditingkatan masyarakat luas di bumi lancang kuning pada pilpres 9 Juli mendatang.

"Kita mengharapkan masyarakat Riau memilih pemimpinnya kedepan bener-bener mampu menyelesaikan persoalaan bangsa dan membuat perubahan berarti bagi rakyatnya bukan menang karena hasil saling memburuk-burukkan calon pemimpin bangsa ini"papar Kordias.

"Pemimpin memiliki kesederhanaan serta merakyat saat ini yang dibutuhkan, serta memiliki visi-misi kedepan secara konkrit dan pro rakyat, dan ini akan menjadi agenda kampanye RIR kepada masyarakat luas, hingga ketika mereka memilih pemimpinnya bukan menilai keburukan calon pemimpin bangsa ini. Dan RIR telah memutuskan bahwa pasangan JKW-JK adalah calon presiden dan wakil presiden bangsa ini kedepan dengan kesederhaannya dekat dengan rakyat"ungkapnya.

Selain itu Kordias menghimbau, agar tim independen RIR JKW-JK jangan sekali-kali untuk mencoba membuat gerakan politik hitam yang dapat merusak nilai-nilai demokrasi itu sendiri, serta mengajak masyarakat agar bersama-sama tetap saling menjaga silahturahmi antar sesama meskipun berbeda pendapat dalam menentukan pemimpinnya.

"Karena bangsa ini harus tetap menjaga keutuhan NKRI, tetap memiliki semangat kegotong-royongan dalam membebaskan ketertindasan bangsa dari kemiskinan di segala aspek"tutupnya.
Ady Kuswanto


Loading...
BERITA LAINNYA