Sebelumnya Kabaghumas Setdakab Meranti Pernah Akan di Laporkan ke Kejati Riau

Ahad, 24 Mei 2015 - 07:29:35 wib | Dibaca: 1807 kali 

Gagasanriau.com Pekanbaru - Jejak rekam Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah (Kabaghumas Setdakab) Kepulauan Meranti Ery Suhaeri berdasarkan pemberitaan media online/siber lokal tidaklah bagus dan terkesan tidak bersahabat.

Pasalnya sebuah media online metroterkini, pernah merilis pemberitaan bahwa Ery Suhaeri akan dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau karena diduga telah melakukan tindak korupsi atas pengadaan barang dan jasa publikasi di Setda Humas Kabupaten Meranti.

Dituliskan oleh metroterkini.com 23 Februari 2015, sejumlah pimpinan media di Pekanbaru juga berencana akan melaporkan dugaan penyimpangan dana Publikasi di Bagian Humas Pemkab Meranti. Karena selama ini, yaitu tahun sebelumnya, mulai 2013 sampai 2014 Bagian Humas dinilai telah melanggar aturan tentang Pengadaan Barang dan Jasa.

Ery Suhaeri sendiri saat di konfirmasi oleh Gagasanriau.com Minggu siang (24/5/2015) melalui telepon genggamnya ke nomor 08127515320 tak kunjung mengangkatnya meskipun nada sambung tersambung. Begitu juga ketika dikirim pertanyaan melalui pesan pendek (SMS) ia juga tak membalasnya.

Berdasarkan pemberitaan media online lokal, tidak kurang dari 30 awak media di kabupaten Kepulauan Meranti juga mendukung rencana pemerintah kabupaten Kepulauan Meranti yang akan segera melelangkan paket penyediaan jasa publikasi di Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Kepulauan Meranti.

Seperti yang disampaikan Iskandar wartawan media onlione, Senin (23/2/15) yang didampingi oleh puluhan awak media lainya. "Kita dari pers bertugas menyambut baik dan mendukung penuh terhadap langkah atau rencana Pemda Meranti, yang dalam waktu dekat ini akan melelang proyek pengadaan barang dan jasa publikasi yang dilakukan di Bagian Hubungan Masyarakat (Humas-red) Setdakab Meranti," kata Iskandar.

Namun kenyataannya media milyaran rupiah yang dipergunakan untuk publikasi tersebut, tidak transparan penggunaannya, bahkan menurut sumber Gagasanriau.com yang namanya minta dirahasiakan menyebutkan "ada "tukang atur" bola di internal Humas Setda Meranti, dan muaranya media yang diajak bekerjasama berputar-putar orang itu saja"kata sumber tersebut menjelaskan.

Reporter Arif Wahyudi


Loading...
BERITA LAINNYA