Kali Ini Gudang Kopra di Kelurahan Pangkalan Tujuh Tempuling Inhil Terbakar

Kamis, 14 Januari 2016 - 15:13:14 wib | Dibaca: 4356 kali 
Kali Ini Gudang Kopra di Kelurahan Pangkalan Tujuh Tempuling Inhil Terbakar
gudang kopra di Kecamatan Tempuling Terbakar

GagasanRiau.com Tembilahan - Sepertinya kejadian kebakaran di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tak pernah dapat di atasi oleh dinas terkait. Kali ini sebuah gudang kopra terbakar ludes, dan sebagian gudang pelantar juga hangus.

Hal ini terungkap berdasarkan rilis dari Kepolisian Resort (Polres) Inhil, dimana dijelaskan kejadiannya terjadi pada Rabu tanggal (13/1/2016). Gudang tersebut selain tempat pembuatan kopra juga tempat pembuataan tempurung milik Herawsty 37 tahun tepatnya Kelurahan Pangkalan Tujuh  RT.15 Parit 7 Kecamatan Tempuling.

Disampaikan oleh Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Paur Humas, Iptu Warno Akman kepada GagasanRiau.Com melalui rilis persnya media elektronik.

"Sekira jam 11.00 wib saudara Basri (saksi) yang bekerja sebagai buruh gudang, membakar tempurung untuk pembuatan arang disebelah jalan pelantar gudang. Pada saat tempurung sudah dibakar, saudara Basri (saksi) pergi istirahat ke rumahnya yang tidak jauh dari gudang. Sementara itu tidak ada seorang pun yang mengawasi tempurung kelapa yang sudah dibakar tersebut,"ungkap Iptu Warno, Rabu (13/1/3016).

Dilanjutkan Iptu Warno lagi, kemudian sekira jam 12.30 Wib Basri melihat api pembakaran tempurung telah menjalar ke gudang kelapa, sehingga api membakar seluruh bagian gudang dan membakar sebagian jalan pelantar gudang.

Dikatakan Iptu Warno, adapun saksi diantaranya Jaslani (35 tahun) alamat Parit 7 Kelurahan Pangkalan Tujuh Basri 52 tahun, alamat parit 7 Kelurahan Pangkalan Tujuh Kecamatan Tempuling, Idham Awang (48 thn) pasar Kel.Sungai Salak.

dijelaskan Iptu Warno, warga bersama aparat setempat secara bergotong royong melakukan pemadaman api, dimana diantaranya Kapolsek bersama jajarannya serta pihak perangkat Kecamatan Tempuling, Koramil Tempuling dengan menggunakan satu unit mesin Damkar setempat. kerugian ditaksir sekitar 200 juta.

Reporter Daud.M.Nur


Loading...
BERITA LAINNYA