Menteri Siti: Terkait Pengusiran Kepala BRG Saya akan Panggil RAPP

Kamis, 08 September 2016 - 08:26:12 wib | Dibaca: 2679 kali 
Menteri Siti: Terkait Pengusiran Kepala BRG Saya akan Panggil RAPP

GagasanRiau.Com Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan akan memanggil semua pihak yang terkait dengan kejadian pengusiran Kepala BRG oleh pengamanan PT RAPP di Pulau Padang, Senin lalu.

"Kita akan panggil Jumat ini. Perwakilan RAPP dan BRG akan dipertemukan di ruang Sekretaris Jenderal KLHK. Harus diklarifikasi ada persoalan apa, apakah manajemen internal karena kebun sana di gunung, nanti didetailkan lagi," kata Siti.

Sementara soal petugas mengaku anggota Korps Pasukan Khusus (Kopassus) yang turut melakukan pengusiran, Siti belum mau berkomentar.

"Saya baru lihat dari YouTube-nya. Nanti akan ketahuan Jumat, BRG baru minta ke saya untuk bantu itu. Nanti Jumat kelihatan lah, tidak bisa dipaksa sekarang," ujarnya.

Kepala BRG Nazir Foead sidak ke lahan milik PT RAPP di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, terkait langkah PT RAPP membuka lahan gambut dengan cara membangun sejumlah kanal.

Nazir berkata, ia sudah melaporkan hasil sidak tersebut ke Presiden Joko Widodo serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kami juga akan memanggil pihak perusahaan pada akhir pekan ini," ujarnya.

RAPP Katakan Sesalkan

Sementara itu pihak Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) saat memberi penjelasan perihal penghadangan sidak lembaga resmi pemerintah dari Badan Restorasi Gambut (BRG) ke lahan mereka di Pulau Padang, Riau, menyatakan RAPP menyesalkan peristiwa tersebut.

"Pihak yang menerima kunjungan sidak Kepala BRG adalah petugas keamanan dari perusahaan outsourcing, dan bukan anggota TNI," kata Humas RAPP Djarot Handoko.

"Kami menyesalkan atas kurangnya koordinasi di pihak keamanan kami tersebut, sehingga kunjungan Rombongan BRG ini tidak berjalan sesuai rencana," tambah Djarot.

Menurut Djarot, atas kejadian inspeksi mendadak tersebut, pihaknya akan menindak tegas perusahaan outsourcing keamanan yang belum memiliki prosedur baku untuk melakukan koordinasi dengan pihak managemen perusahaan.**/CNN

Editor: Arif Wahyudi


Loading...
BERITA LAINNYA