Operasi Katarak Dan Bibir Sumbing, Hj Zulaikha Wardan Paparkan Fungsi K3S Inhil

Kamis, 27 Oktober 2016 - 10:27:47 wib | Dibaca: 1385 kali 
Operasi Katarak Dan Bibir Sumbing, Hj Zulaikha Wardan Paparkan Fungsi K3S Inhil

GagasanRiau.Com Tembilahan - Saat agenda operasi Katarak dan Bibir Sumbing, Hajjah Zulaikha Wardan selaku Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) mengungkapkan beberapa sosialisasi kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan pada tahun  2016 dan juga pemaparan dengan program.

Dimana K3S merupakan salah satu institusi yang secara berjenjang berada dibawah pembinaan kementerian sosial Republik Indonesia, kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan dan kesejahteraan sosial masyarakat yang mengkoordinasikan kegiatan kesejahteraan sosial dibawah bimbingan dan pembinaan pemerintah Kabupaten Inhil dalam hal ini Dinas Sosial.

"K3S mempuyai tugas pokok antara lain mengkoordinasikan lembaga atau organisasi sosial membangun modal pelayanan usaha kesejahteraan sosial, menyelenggarakan forum komunikasi, koordinasi dan konsultasi dalam rangka meyelenggarakan usulan kesejahteraan sosial melakukan advokasi sosial dan advokasi anggaran lembaga kesejahteraan sosial," ungkap Zulaikha.

Sedangkan kegiatan K3S selama 2016 ini, papar Zulaikha, yang pertama K3S telah memberikan santunan kepada 200 anak yatim dan 200 lansia  pada bulan suci Ramadhan lalu. Dan memberikan bantuan kepada warga kena bencana alam, seperti banjir, lonsor, kebakaran Dll," ungkapnya.

Bukan hanya itu, K3S juga telah memberikan bantuan sembako kepada lansia, orang jompo dibeberapa kecamatan Inhil. Memberikan bantuan Trasportasi Pasien dan pedampingan pasien di rujuk baik itu kecamatan, kabupaten maupun Prov.Riau.

Selanjutnya melakukan kegaiatan operasi bibir sumbing bekerjasama B3kS Provinsi Riau secara gratis. Dan mempasilitasi pengembalian anak terlantar kepada orang tua atau kekampung halaman. Melaksanakan Jambore panti asuhan yang dilaksankan 2 tahun, tahun pertama 2015 dan Isya allah tahun ke 2  tahun 2016. Dan yang terakhir mengadakan sunatan massal untuk 100 orang anak dari keluarga kurang mampu.

"Dengan kegiatan sosial ini, mudah-mudahan kedepan kita terus melakukan penyelenggaraan sosial ini demi masyarakar yang membutukannya. Saya rasa masyarakat kita masih banyak membutuhkan, dan kegiatan seperti ini saya berharap bisa dilaksankan 1 tahun 2 kali," harapnya.

Sebab, lanjutnya, dengan adanya K3S yang merupakan Organisasi sosial dengan moto mengetuk 'pintu hati kepedulian dan berjuang dengan hati demi kemanusian'. Ini merupakan untuk melaksanakan berbagai Program dan kegiatan yang dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu, serta sangat memerlukan bantuan melalui kegiatan sosial seperti saat sekarang ini," ujarnya.

Seperti, kegaiatan operasi ketarak yang baru dilaksanakan Rabu pagi (26/10/2016). Ini merupakan upaya  meningkatkan darajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengharapkan dukungan seluruh pihak untuk dapat berpatisipasi aktif dalam kegiatan yang sangat mulia ini," tukasnya.

Sementara itu, Bupati Inhil HM.Wardan melalui Dinas Sosial selaku pembina kegiatan kesejahteraan sosial Kabupaten Inhil mengatakan bahwa pemerintah siap membantu memberikan fasilitas, bekerjasama dalam rangka melaksanakan program kegiatam K3S. Sehingga kegiatan ini setiap tahunnya dapat ditingkatkan pada masa-masa mendatang.

"Seluruh elemen masyarakat perlu bersenergi untuk meningkatkan tarap kesehatan masyarakat, baik pemerintah daerah, organisasi sosial, dunia usaha dan pihak yang lainnya Mari bersama-sama sling mendukung, berbuat kebaikan kerana ia merupakan tanggung jawab kita bersama, untuk saling meyangi, saling mengayomi, membimbing dan memberikan perhatian demi terwujudnya kita bersama dalam membangun bidang kesejahteraan sosial di kabupaten inhil yang sangat kita cintai ini," ujar Wardan.

Untuk itu, Bupati mengharapkan, dengan adanya program Indonesia bebas katarak 2020, bisa dilaksanakan di Kabupaten Inhil. Maka Bupati mengharapkan camat, lurah ,kepala Desa, RT/Rw untuk dapat mendata seluruh warga masyarakat kita yang masih menderita ketarak untuk segera di data dan dilaporkan kepada ke RSUD Puri Husada, sehingga program bebas katarak terlaksana dengan baik.

Humas


Loading...
BERITA LAINNYA