Kabupaten Inhil Dapat Tambahan Tenaga Dokter 21 Orang

Kamis, 17 November 2016 - 13:31:30 wib | Dibaca: 3484 kali 
Kabupaten Inhil Dapat Tambahan Tenaga Dokter 21 Orang

GagasanRiau.Com Tembilahan - HM Wardan menyatakan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendapatkan jatah penambahan 21 tenaga medis dokter.

Dimana sebanyak 21 dokter itu juga melakukan silahturahmi dengan Bupati Wardan di aula RSUD Tembilahan, Rabu (16/10/2016), juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Said Syarifudsin,Kabag Humas Nursal, Direktur RSUD Puri Husada. Dijelaskan oleh Bupati Wardan bahwa penambahan dokter tersebut merupakan salah satu program dari kementerian Kesehatan RI.

Peningkatan jumlah dokter yang ditugaskan di wilayah di Kabupaten Inhil tahun ini merupakan tahun ke 4, dimana biasanya berjumlah 15 dokter hingga 16 orang namun tahun ini mengalami peningkatan menjadi 21 dokter masing-masing terdiri dari 7 dokter laki-laki dan 14 perempuan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyambut baik. Jujur saya pribadi merasa gembira dengan kedatangan Dokter dan bertugas di kabupaten Inhil. Ini akan membantu pelayanan kesehatan. Dengan ini saya mengharapkan mudah-mudahan dengan bantuan tenaga dokter seperti ini dapat memberikan peyuluhan-peyuluhan kepada masyarakat, memberikan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan kondisi geografis kita seperti ini rawan dan rentan dengan peyakit, daerahnya rawa, dan aliran sungai," papar Wardan.

Ditambahkan Wardan langkah pertama dari program kesehatan Pemkab Inhil mengupayakan menurunkan angka kematian ibu dan bayi, penyakit malaria, serta bebas pasung 2017, vilariasis atau kaki gajah.

"Dan ini juga kita berharap dukungan masyarakat dan kesadaran masyarakat"tukasnya.

Dimana dipaparkan Wardan kepada dokter yang baru bertugas di Inhil ini, tentang gambaran kondisi geografis Kabupaten Inhil yang terdiri dari 20 Kecamatan, 236 desa, serta kelurahan. Dan hingga saat ini sudah memiliki 27 pukesmas se-Inhil. Kabupaten Inhil ini juga ditambahkan Wardan merupakan daerah terluas yang ada di provinsi Riau.

"Kalau kita lihat data dari Dinas Kesehatan Inhil merupakan daerah tingkat kematian bayi dan ibu melahirkan tertinggi. Ini merupakan suatu tantangan dan saya sudah sampaikan ke Dinas Kesehatan, buatlah satu program tahun ke depan bayi yang meninggal kita atasi dan ibu melahirkan bisa kita atasi. Dari tahun ke tahun kita berupaya meningkatkan sarana prasarana yang ada, Alhamdullilah kondisi RSUD kita ini perkembangan cukup baik dan cukup maksimal," paparnya.

Terakhir beliau mengatakan, dengan kehadiran 21 Dokter yang mengabdi di RSUD berharap bisa memberikan pelayanan lebih baik lagi kepada masyarakat.

Sementara itu, Direktur RSUD Iriyanto mengungkapan, 21 dokter tersebut baru saja meyelesaikan pendidikannya dan akan ditugaskan di Kabupaten Indragiri Hilir program dari Kementerian Kesehatan. Dikelola Komite Internsip Dokter indonesia (KIDI) yang disebut dokter Intership.

Dokter Intership merupakan program pemandirian dokter yang baru saja lulus untuk menyelaraskan hasil pendidikannya dengan kondisi di lapangan.

"Dokter-dokter muda ini ditugaskan di RSUD Puri Husada Inhil. Untuk dokter umum yang ada di RSUD ada 16 Dokter, dokter spesialis 22. Dan hari ini di tambah lagi 21 dokter," ungkapnya.

"Saya mengharapkan kepada Pemda memfasilitasi bantuan-bantuan sehingga kegiatan pengobatan di RSUD bisa optimal," ujarnya. (Advertorial)

Humas


Loading...
BERITA LAINNYA