Tim Gabungan Terkendala Minim Data Napi Kabur Dari Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru

Ahad, 07 Mei 2017 - 15:38:42 wib | Dibaca: 2886 kali 
Tim Gabungan Terkendala Minim Data Napi Kabur Dari Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Petugas gabungan dari TNI dan Polri terkendala dengan pencarian kaburnya Narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Sialang Bungkuk.  Pasalnya pihak Rutan tidak memberikan data secara detail terkait tahanan yang kabur, baik berupa daftar nama dan photo.

"Kendala kita fhoto dan daftar nama  tidak ada. Jadi kita terus mobile (bergerak) dan mencari informasi," keluh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0301/Pekanbaru, Letkol Inf Tunjung Setyabudi kepada Wartawan di Rutan Sialang Bungkuk, Minggu (7/5).

Hal yang sama diungkapkan oleh asubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Dodi Vivino. Dikatakannya jika seandainya ada foto dan data nama tahanan yang kabur, tentu lebih mudah melakukan pencarian.

"Ya, itu memang jadi kendala. Saat ini kita memang sangat membutuhkan dan dukungan dari masyarakat. Khusus untuk masyarakat Kota Pekanbaru agar dapat melaporkan jika ada yang melihat tahanan," kata Dodi.

Data terakhir, petugas kepolisian, TNI dan masyarakat telah menangkap 275 orang. Dari data itu ada juga yang menyerahkan diri dan diantar pihak keluarga.

Sehingga masih ada ratusan tahanan lagi yang akan ditangkap dari jumlah yang kabur 448 orang.

Dikatakan Dandim, seluruh prajurit yang diturunkan, saat mengejar dan menangkap tahanan kabur hanya mengandalkan laporan masyarakat dan insting selama ini mereka miliki.

"Ya, kita menaruh harapan besar laporan dari masyarakat karena mereka lebih tahu kondisi warganya," katanya.

Tunjung menegaskan kepada masyarakat bagi yang melihat tahanan kabur jangan sampai ditutupi. Sehingga diharapkan partisipasi masyarakat dan elemen yang ada untuk sama-sama memberikan informasi.

"Untuk hari ini, hingga waktu tak ditetapkan, kita menurunkan 100 prajurit. Kodim dan Batalyon. Situasi kini sudah kondusif di Rutan," kata Tunjung.

Reporter Wandrizal


Loading...
BERITA LAINNYA