Tim Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Atas Lahan 8 Hektar

Sabtu, 17 Februari 2018 - 09:44:25 wib | Dibaca: 2409 kali 
Tim Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Atas Lahan 8 Hektar
Ilustrasi. (f: int)

GAGASANRIAU.COM, DURI-Kasus karhutla (kebakaran hutan dan lahan) yang menimbulkan kabut asap kembali mengancam Provinsi Riau. Sedikitnya 8 Hektare lahan masyarakat di 7 tempat yang berbeda di Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, Bengkalis, terbakar dalam sehari, Jumat (16/2/18).
 
Dari data yang berhasil dirangkum dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Mandau, tercatat lahan yang terbakar adalah lahan kosong dan dipenuhi tumbuhan ilalang serta mudah terbakar.
 
Di antara 7 lahan tersebut berlokasi jauh dari pemukiman masyarakat terletak dijalan Lingkar, RT 04, RW 01, Dusun Belading, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan sekira pukul 09.46 WIB seluas 1 Hektare, di Jalan Stadion, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau sekira pukul 11.10 WIB seluas 2 Hektare, Depan Perumahan Rasidance, RT 03, RW 08, Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan sekira pukul 12.03 WIB seluas 0,5 Hektare.
 
Di Jalan Abdul Karim, RT 05, RW 05, Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan sekira pukul 14.00 WIB seluas 2 Hektare, di Jalan Jambon, RT 04, RW 01, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau sekira pukul 15.02 WIB seluas 0,5 Hektare, di Jalan Tegal Sari Ujung, RT 01, RW 02, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan 17.02 WIB seluas 05 Hektare dan terakhir di Jalan Siak, Kecamatan Bathin Solapan pukul 13.57 WIB seluas 1,5 Hektare.
 
Dalam berjibaku menjinakkan api, gabungan regu Damkar dibantu TNI, Polri dan Masyarakat Peduli Api) MPA. Hal tersebut diungkapkan Kepala UPT Damkar Kecamatan Mandau, Nizam melalui Kepala regu, Joko.
 
''Angin kencang dan jauhnya lokasi titik api, membuat tim harus bekerja ekstra untuk memadamkan api. Alhamdulillah, dengan tim yang solid, api dapat kita dijinakkan satu persatu di tujuh titik yang berbeda,'' ujarnya.
 
Dikatakan Joko, guna mengantisipasi hal serupa, pihaknya menghimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dampak negatif sangat banyak dan jika tertangkap hukumnya sangat berat. Untuk itu hindari cara yang tidak terpuji seperti ini.***
 
Editor : Evi Endri
Loading...
BERITA LAINNYA