Kembali, Gajah Sumatera Mati di Konsesi PT Arara Abadi

Sabtu, 08 Februari 2020 - 17:17:16 wib | Dibaca: 2269 kali 
Kembali, Gajah Sumatera Mati di Konsesi PT Arara Abadi
Tim medis BBKSDA Riau di lapangan saat melakukan observasi, pada Sabtu pagi, 8 Februari 2020

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Seekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatrensis) tewas di konsesi PT Arara Abadi tepatnya di Distrik II
Km. 54, Desa Koto Pait, Kec. Tualang Mandau, Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Gajah berjenis kelamin betina dan berumur kurang lebih 40 tahun itu mati berkisar 5 hari sebelum satwa tersebut ditemukan.
 
"Pada hari Jum’at siang, 7 Februari 2020 Balai Besar KSDA Riau menerima laporan dari PT Arara Abadi, bahwa telah ditemukan 1 ekor Gajah mati di PT Arara Abadi, Km. 54, Desa Koto Pait, Kecamatan Tualang Mandau, Kabupaten Bengkalis" ungkap Kasubag Humas BBKSDA Riau Dian Indriati dalam keterangan persnya Sabtu (8/2/2020).
 
Dian menerangkan bahwa berdasarkan informasi dari tim lapangan saat melakukan observasi, pada Sabtu pagi, 8 Februari 2020.
 
Baca Juga : Gadingnya Diambil, Gajah Sumatera Mati Dibunuh Di Konsesi PT Arara Abadi
 
Tim medis mereka melakukan nekropsi dan hasil pada tubuh Gajah berjenis kelamin betina dan berumur kurang lebih 40 tahun tidak ditemukan adanya kekerasan fisik maupun keracunan.
 
"Hasil pemeriksaan patologi anatomi penyebab kematian Gajah murni gangguan pencernaan yaitu gastroenteritis kronis. Dimana makanan tidak dapat dicerna sehingga otomatis satwa tersebut pun kehilangan berat badannya" ungkapnya.
 
Dian mengatakan setelah dilakukan nekropsi, bangkai Gajah di kuburan di sekitar lokasi kematian dengan menggunakan alat berat PT Arara Abadi.
 
Berdasarkan catatan Gagasan terakhir Gajah sumatera ini pernah tewas pada 18 November 2019 di petak SBAD 401 B-01 Koordinat ( 1o74’- 101 o27’ 15, 23.5 m.258”) di Distrik Duri II konsesi PT. Arara Abadi Desa Tasik Serai Kecamatan Talang Mandau Kabupaten Bengkalis.
 
Gajah Sumatera yang tewas di areal konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) milik PT Arara Abadi Sinar Mas Grup bangkainya sudah tidak memiliki kepala lagi.Diduga Gajah tersebut sengaja dibunuh untuk diambil gadingnya.

Loading...
BERITA LAINNYA