Diduga Sakit, Ajo di Temukan Tak Bernyawa di Parit

Senin, 21 Februari 2022 - 16:52:05 wib | Dibaca: 896 kali 
Diduga Sakit, Ajo di Temukan Tak Bernyawa di Parit
Jenazah korban, Ajo, saat dievakuasi oleh pihak kepolisian

GAGASANRIAU.COM, BANGKINANG -  Seorang warga bernama Lukman alias Ajo (49) ditemukan tidak bernyawa di dalam parit di Dusun Domo, Kelurahan Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang.

Ajo ditemukan pada Minggu (20/20/22) di Parit Kebun Sawit milik warga Ulfa oleh saksi  Asrul Hamzah. Kuat dugaan korban meninggal karena sakit dan terjatuh ke dalam parit. 

Saat itu Asrul yang akan melakukan panen sawit milik adiknya, kemudian ia mencium ada bau busuk dan melihat ada mayat di dalam parit. 

"Setelah melihat secara dekat ternyata mayat tersebut dikenal saksi dengan panggilan Ajo," kata Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK, MH yang diwakili oleh Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Khairil SH.

Selanjutnya Asrul Hamzah pergi ke Rumah Makan Ampera Buana milik Novri Pratama (Inop) dikarenakan Korban tinggal di Rumah Makan Ampera Buana tersebut. 

Setelah memberitahukan kepada Novri Pratama, kemudian saksi Asrul dan saksi Pakde berangkat menuju TKP dan melihat Korban dalam keadaan telungkup nyamping memakai baju lengan pendek dan celana panjang warna gelap. 

Selanjutnya warga menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasir Sialang AIPTU Alinur yang langsung turun ke TKP bersama Piket Polsek Bangkinang Kota dan Piket Polres Kampar yang di Pimpin oleh KBO Sat Lantas Polres Kampar Iptu Khamri Gufron untuk melakukan TP TKP. 

"Sekira pukul 13.00 Wib mayat dievakuasi oleh Tim Identifikasi Polres Kampar di Pimpin oleh Kaur Identifikasi Polres Kampar Iptu Samsunar Ependi dan selanjutnya dibawa ke RSUD Bangkinang Kab Kampar untuk dilakukan VER," terangnya.

Korban diketahui memiliki riwayat penyakit gula yg sudah akut, sehingga diperkirakan penyakit tersebut menyebabkan korban hilang kesadaran dan terjatuh ke dalam parit lalu meninggal dunia.

"Diketahui korban menderita penyakit gula. Namun pihak kepolisian tetap terus melakukan penyelidikan lebih lanjut," tutupnya.


Loading...
BERITA LAINNYA