Bawaslu Rohil Tertibkan Alat Peraga Bacaleg

Senin, 06 November 2023 - 12:48:17 wib | Dibaca: 259 kali 
Bawaslu Rohil Tertibkan Alat Peraga Bacaleg
Nampak petugas Bawaslu Kabupaten Rokan Hilir tengah menurunkan spanduk salah satu bacaleg, Minggu (5/11)

GAGASANRIAU.COM, BAGANSIAPIAPI - Usai ditetapkannya daftar calon tetap (DCT) oleh KPU, Bawaslu Rokan Hilir bersama pihak kepolisian, serta Satpol PP mulai menertibkan spanduk bacaleg yang dipasang disepanjang jalan. Terbagi dari beberapa tim, kegiatan ini setentak dilakukan se Riau, termasuk Rokan Hilir. Hal ini diungkapkan ketua Bawaslu melalui Divisi Pencegahan Partisipasi masyarakat, dan hubungan masyarakat Bawaslu Rokan Hilir Jaka Abdillah, Minggu (5/11).

Seperti terlihat di kecamatan Bangko, setiap alat peraga yang menyebutkan identitas caleg langsung diturunkan. Tak hanya di satu titik saja, namun hingga ke pemukiman warga. Spanduk yang ditempel di rumah warga pun diminta untuk diturunkan.

"Bawaslu Kabupaten Rokan Hilir pada hari ini melakukan penertiban alat peraga yang dipasang oleh para bacaleg, setelah hasilnya rapat pleno KPU dan memutuskan serta mempublikasikan kepada masyarakat.

Penertiban alat peraga di mulai tanggal 5 November sampai dengan 27 November," ungkapnya.

Ia menyebutkan, 25 hari setelah ditetapkannya DTC maka tidak boleh ada kegiatan kampanye.

"Tidak boleh ada aktivitas kampanye yang dilakukan oleh para caleg. Penertiban ini sebagai bentuk sosialisasi dari pelaksanaan PKPU Nomor 15 Tahun 2023 menyebutkan bahwa kampanye dilaksanakan 25 hari setelah penetapan DCT. Sehingga KPU juga sudah menetapkan hari pertama kampanye itu 28 November sampai sampai 10 Februari 2024," terangnya.

Ia menghimbau agar seluruh partai politik, caleg maupun para pendukung agar bisa kooperatif dan juga menaati peraturan yang sudah pihaknya sosialisasikan. Sehingga pelaksanaan pemilu serentak bisa berjalan dengan damai.

Untuk itu ia menegaskan, sesuai dengan peraturan tersebut setiap caleg yang tidak menaati peraturan maka akan ada sanksi yang diberikan.

"Maka dari itu terhadap yang tidak kooperatif mengikuti aturan yang sudah di buat nanti kita lakukan pencegahan dulu kemudian kita komunikasikan supaya sama sama menaati peraturan yang berlaku," terangnya.


Loading...
BERITA LAINNYA