Riau

Ini Program PUPR Kota Pekanbaru Bidang Jalan Tahun 2019

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi ST MT
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sama dengan tahun-tahun sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) kota Pekanbaru akan menyelesaikan pembangunan jalan di wilayah autorium Kecamatan Tenayan Raya tahun 2019. Selain itu sejumlah jalan yang rusak terutama yang intesitas kendaraannya tinggi, juga akan ditangani.
 
"Kita akan tetap melaksanakan penyelesaian jalan atau paket yang ada di autorium. Termasuk jalan 70, Trase 5, Paket I, Jalan Badak-Lintas Timur, Jalan Badak-Siak V dan Siak V-Pintu Tol. Kita juga akan land clearing Jalan Lingkar yang ada di pintu tol Siak VI", ujar Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi ST MT saat dikonfirmasi seputar program penanganan jalan tahun 2019, Rabu (16/01/18).
 
Sementara untuk penanganan jalan yang rusak seperti Jalan Suka Karya Kecamatan Tampan, Jalan Pemuda Tampan Kecamatan Payung Sekaki, Jalan Dharma Bhakti Sigunggung akan dilakukan overlay.
 
Ia juga menargetkan, tahun 2019 ini akan menangani ruas jalan yang rusak meski dengan sistim tambal sulam, terutama di ruas jalan yang  intesitas kendaraannya tinggi. Misalnya, jalan ke sekolah dan ruas jalan yang mengancam pengendara, ungkap Indra Poni.
 
Terkait drainase sebut Indra Pomi, juga akan ditangani agar bisa terkoneksi dengan drainase lainnya, termasuk menormalisasi sejumlah anak sungai. Tujuannya untuk meminimalisir genangan air saat hujan mengguyur kota Pekanbaru.
 
"Kita mengurangi titik titik genangan di kota Pekanbaru", ucapnya.
 
Untuk anggaran pemeliharaan termasuk "pasukan kuning" kata Indra, anggaran yang dialokasikan sekitar Rp18 miliar. Sedangkan untuk pembangunan, dirinya mengaku kurang hafal karena jumlahnya lebih banyak.
 
Ketika ditanya mengenai lelang proyek-proyek tersebut, Indra mengaku pihaknya kini tengah dalam persiapan. 
 
"Kita sudah mengusulkan Pengguna Anggaran, Kuasa Pengguna Anggaran, dan persiapan SK PPK, PPTK  dan SK tim penerima pekerjaan. Termasuk menyiapkan panduan harga (HPS), koordinasi dengan bank. Saya kira bulan Januari ini semua masalah administrasi akan tuntas. Paling lambat Februari kita sudah bisa action", ungkap Indra Pomi. 
 
Reporter Arifin
Editor Munazlen Nazir


[Ikuti GagasanRiau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar