GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -- Benar-benar nekat aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kembali meresahkan warga Pekanbaru.
Tak tanggung-tanggung kali ini, sasarannya bukan rumah warga biasa, melainkan kediaman elit milik mantan Gubernur Riau periode 2019-2023, Syamsuar.
Dimana, rumah kediaman mantan orang nomor satu di Riau yang berlokasi di Jalan Kurnia, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru tersebut disatroni maling pada Jumat (15/5) dini hari.
Akibat insiden pembobolan ini, satu unit sepeda motor milik penghuni rumah dilaporkan raib digondol pelaku.
Berdasarkan data yang dihimpun, aksi pencurian itu terjadi di saat penghuni rumah tengah terlelap, tepatnya sekitar pukul 03.05 WIB.
Seluruh modus operandi pelaku berhasil terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar area rumah.
Dari rekaman CCTV tersebut, pelaku beraksi dengan cukup tenang dan profesional. Pria yang mengenakan helm serta membawa tas kecil itu tampak masuk secara mengendap-endap melalui celah pagar depan rumah.
Setelah berhasil membobol masuk, pelaku berjalan perlahan memantau situasi menuju area parkir kendaraan. Di sana, ia menargetkan sebuah sepeda motor milik salah satu penghuni rumah.
Dan menariknya, untuk menghindari suara bising yang dapat memicu alarm atau membangunkan penghuni dan penjaga rumah, pelaku tak langsung menyalakan mesin.
Dari rekaman visual, pelaku terlihat nekat memikul dan menggotong sepeda motor curiannya itu secara manual hingga keluar melewati pagar kediaman eks gubernur.
Setelah posisi kendaraan dirasa cukup aman di luar batas properti, pelaku diduga langsung menyalakan mesin dan membawa kabur hasil curiannya ke arah yang belum berhasil dilacak.
Hingga Jumat malam ini, identitas pelaku pembobolan rumah mantan kepala daerah tersebut masih menjadi misteri.
Polisi Belum Terima Laporan
Meski rekaman CCTV pembobolan rumah eks Gubernur Riau ini telah menyebar, pihak kepolisian menyatakan belum melakukan penyelidikan resmi.
AKP Anggi Rian Diansyah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Pekanbaru, mengonfirmasi bahwa hingga Jumat (15/5) malam, pihaknya belum menerima laporan hukum dari pihak keluarga korban.
"Belum ada laporan ke Polresta Pekanbaru," ujar AKP Anggi singkat saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut dikutip dari Riaupos.co.