GAGASANRIAU.COM, KAMPAR – Pembangunan daerah yang berkelanjutan tidak dapat berjalan maksimal jika hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta untuk terjun langsung menggerakkan roda ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di akar rumput.
Semangat kolaborasi inilah yang tercermin kuat dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PT Riau Petroleum Mahato (RPM). Momen perayaan tersebut diisi dengan kegiatan Bakti Sosial dan Penyerahan Bantuan UMKM yang digelar di Puskesmas Tapung, Kamis (9/4/2026).
Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. Kehadiran pucuk pimpinan Kabupaten Kampar ini menjadi bentuk dukungan moral dari pemerintah daerah terhadap kiprah sosial perusahaan.
Wujud Syukur Melalui Bakti Sosial dan Penguatan UMKM
Komisaris PT Riau Petroleum Mahato, Muhamad Firdaus, menyampaikan bahwa perayaan HUT tahun ini sengaja dikonsep dalam bentuk yang lebih merakyat. Hal ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR), sekaligus wujud syukur atas eksistensi dan kelancaran operasional perusahaan hingga saat ini.
"Kegiatan sosial ini adalah bentuk rasa syukur kami. Sunat massal ini diikuti oleh 60 anak dari berbagai desa di sekitar wilayah kerja kami. Sementara untuk bantuan UMKM, kami serahkan dalam wujud 5 unit gerobak usaha dan kelengkapannya. Kami berharap ini dapat menjadi stimulus modal untuk meningkatkan produktivitas masyarakat," papar Muhamad Firdaus.
Turut hadir mengawal program mulia tersebut Direktur PT Riau Petroleum Mahato Abu Bakar Siddik, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos., M.Si., Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kampar dr. Imawan, jajaran Forkopimcam, serta Kepala Puskesmas Tapung.
Kolaborasi Berkelanjutan: Libatkan Baznas hingga Pesan Hemat Energi
Melihat dampak positif yang langsung dirasakan masyarakat, Bupati Ahmad Yuzar tak segan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada manajemen PT Riau Petroleum Mahato. Menurutnya, inisiatif RPM adalah teladan nyata tentang bagaimana korporasi seharusnya hidup berdampingan dengan masyarakat sekitar.
“Sinergi antara perusahaan dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. Apa yang dilakukan PT Riau Petroleum Mahato hari ini adalah bukti kepedulian yang sangat berdampak," ungkap Ahmad Yuzar.
Lebih jauh, Bupati yang dikenal memiliki visi ekonomi kerakyatan ini menegaskan bahwa langkah penguatan ekonomi tidak akan berhenti di sini. Ia memaparkan rencana strategis ke depan untuk menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kampar agar dapat berkolaborasi dalam berbagai program sosial serupa, seperti bantuan modal UMKM dan sunatan massal yang lebih masif.
Menariknya, dalam kesempatan berharga tersebut, Ahmad Yuzar juga menyelipkan pesan strategis terkait kebijakan nasional. Ia menyosialisasikan Surat Edaran (SE) mengenai pelaksanaan penghematan energi di Kabupaten Kampar, yang merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
"Kami juga mengajak seluruh elemen, termasuk sektor korporasi yang ada di Kampar, untuk turut mendukung efisiensi energi ini. Harapan kita ke depan, perusahaan di Kampar semakin maju, kesejahteraan masyarakat meningkat melalui CSR-nya, dan kita bersama-sama membangun tata kelola lingkungan yang baik," pungkas Bupati.
Melalui sinergi yang harmonis antara visi kerakyatan Bupati Ahmad Yuzar dan komitmen CSR PT Riau Petroleum Mahato, Kabupaten Kampar kembali menorehkan langkah maju dalam menghadirkan kesejahteraan yang inklusif dan merata bagi seluruh warganya. (Adv)