Kejar Kenaikan Indeks Daerah 2026, Wabup Misharti Siapkan Reward Khusus bagi Inovator Kampar

Kejar Kenaikan Indeks Daerah 2026, Wabup Misharti Siapkan Reward Khusus bagi Inovator Kampar

GAGASANRIAU.COM, KAMPAR – Di era disrupsi dan kemajuan teknologi yang serba cepat, birokrasi yang lambat dan kaku akan tertinggal. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar terus memacu mesin pemerintahannya untuk beradaptasi, bertransformasi, dan melahirkan terobosan-terobosan baru yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Komitmen kuat ini ditandai dengan diluncurkannya secara resmi Program Akselerasi Inovasi Daerah Kabupaten Kampar Tahun 2026. Program strategis ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., bertempat di Ruang Batu Tilam, Kantor Bappeda Kampar, Senin (13/4/2026).

Acara ini tidak main-main, Pemkab Kampar langsung menghadirkan pakar tingkat nasional, yakni Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dr. Ir. David Yama, M.Sc., M.A. sebagai narasumber utama. Turut hadir mengawal program ini Plh. Kepala Bappeda Kampar Yusdian Hadinata, S.Si., M.Si., beserta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Kampar.

Inovasi: Kunci Utama Pembangunan Modern

Dalam arahannya yang sarat motivasi, Wakil Bupati Misharti menegaskan bahwa inovasi bukan lagi sebuah pilihan pelengkap, melainkan kunci utama dan syarat mutlak dalam menghadapi tantangan pembangunan di era modern.

“Setiap perangkat daerah kini dituntut untuk tidak bekerja secara konvensional. Kita harus mampu menghadirkan ide-ide kreatif dan solusi nyata yang dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat,” tegas Misharti di hadapan para Kepala OPD.

Melalui Program Akselerasi Inovasi ini, Wabup berharap akan lahir berbagai terobosan segar. Tidak hanya terbatas pada peningkatan kualitas pelayanan publik (seperti kemudahan administrasi dan perizinan), tetapi inovasi tersebut juga harus mampu menjadi daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga Kampar.

Siapkan Kebijakan Reward untuk Pacu Daya Saing

Sebagai langkah konkret untuk membangun ekosistem dan iklim kompetisi yang sehat di internal pemerintahan, Misharti membawa angin segar bagi para aparatur negara.

Guna merawat semangat dan menjaga "budaya inovasi" tersebut, Pemkab Kampar ke depan akan merumuskan kebijakan khusus berupa pemberian penghargaan (reward) kepada para inovator terbaik di lingkungan pemerintahan.

"Kebijakan reward ini kita siapkan agar memicu setiap individu dan perangkat daerah untuk berlomba-lomba. Kita ingin mereka berkompetisi secara sehat dalam menciptakan inovasi terbaik demi memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat," tambah Wabup Misharti.

Targetkan Lompatan Indeks Inovasi Daerah

Sebagai catatan prestasi, berdasarkan data pencapaian tahun 2025, Indeks Inovasi Daerah (IID) Kabupaten Kampar telah menyentuh angka 58,43%. Raihan impresif ini menempatkan Kabupaten Kampar dalam jajaran elit sebagai salah satu daerah yang paling inovatif di Provinsi Riau.

Namun, Pemkab Kampar tidak cepat berpuas diri. Angka tersebut justru dijadikan batu loncatan ( baseline) untuk terbang lebih tinggi di tahun ini.

Misharti mengajak seluruh elemen—mulai dari OPD, instansi vertikal, hingga masyarakat luas—untuk terus bersinergi dan berkolaborasi menciptakan inovasi yang berkelanjutan (sustainable) dan tepat sasaran.

“Dengan berbagai inovasi yang dilahirkan OPD nantinya, kita targetkan Indeks Inovasi Daerah (IID) Kabupaten Kampar akan melompat lebih tinggi. Tahun 2025 indeks kita 58,43%, Insyaallah di tahun 2026 ini akan meningkat signifikan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kampar seutuhnya,” tutup Misharti optimis. (Adv)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index