GAGASANRAIU.COM, PEKANBARU -- Kantor SAR Pekanbaru mengungkapkan bahwa telah terjadi kecelakaan air melanda petugas pembiayaan mikro yang tengah menjalankan tugas lapangan di Provinsi Riau.
Dimana, sebuah perahu mini yang ditumpangi oleh tiga orang dilaporkan limbung lalu terbalik di tengah arus deras Sungai Indragiri, Kecamatan Pasir Sialang Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.
Insiden maut itu mengakibatkan satu orang hilang terseret arus, sementara dua lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Pekanbaru mengonfirmasi telah menerima laporan resmi terkait kecelakaan kapal tersebut dari Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Indragiri Hulu, Fuad.
Berdasarkan laporan, peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (18/5) sekitar pukul 12.30 WIB pada perkiraan koordinat 0°22'45"S 102°20'47"E.
Kronologi Limbung Saat Menyeberang
Kecelakaan bermula saat korban hilang atas nama Ardi Yahya (34), seorang pegawai non-bank Pemodalan Nasional Madani (PNM), bersama dua orang rekannya, Irawan (25) dan M Yasin (53), hendak melakukan survei lokasi lapangan.
Ketiganya berniat melakukan pengecekan terhadap seorang calon nasabah atas nama Saharudin (53), warga Desa Pasir Sialang Jaya, Kecamatan Lirik, Kabupaten Inhu, guna keperluan pengajuan pinjaman.
Nahas, saat menyeberangi jalur tengah Sungai Indragiri menggunakan perahu berukuran mini, kondisi kapal mendadak tidak stabil.
Perahu tersebut mengalami limbung hebat hingga akhirnya terbalik dan menumpahkan seluruh penumpangnya ke sungai.
Dalam situasi darurat tersebut, dua orang berhasil menyelamatkan diri ke tepian. Namun, Ardi Yahya yang merupakan warga Desa Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, gagal menyelamatkan diri. Dia dinyatakan tenggelam dan hingga kini masih dalam pencarian intensif.
Tim Rescue Diterjunkan ke Lokasi
Merespons laporan darurat tersebut, Kantor SAR Pekanbaru langsung bergerak cepat dengan memberangkatkan satu tim rescue berkekuatan 8 personel menuju lokasi kejadian.
Tim penyelamat harus menempuh jarak sekitar ±137 kilometer dengan heading 133 derajat dari markas Kantor SAR Pekanbaru untuk memulai penyisiran.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, menegaskan bahwa operasi pencarian di sepanjang aliran Sungai Indragiri akan diupayakan secara maksimal dengan berkolaborasi bersama unsur SAR gabungan di daerah.
Kendati memprioritaskan kecepatan penemuan korban, Budi mengingatkan jajarannya agar tidak mengabaikan mitigasi risiko di lapangan mengingat kondisi arus sungai yang dinamis.
“Tim rescue telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap korban yang masih hilang. Seluruh unsur yang terlibat diharapkan tetap memperhatikan faktor keselamatan selama pelaksanaan operasi SAR,” tegas Budi Cahyadi.