Kabut Asap Karhutla di Riau Mengerikan, Malam ini Pekanbaru dan Rengat Terdampak Parah, Jarak Pandang Sisa 2 Km

Senin, 24 Agustus 2026 | 19:42:17 WIB
Par siswa di Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu saat pergi sekolah di tengah kabut asap (Foto Riauposco)

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Ranti Kurniati menyampaikan info terbaru kondisi titik panas atau hotspot di Provinsi Riau.

Dalam data yang dirilis Ranti tersebut, makin menunjukan ruang gerak masyarakat di Provinsi Riau kian terbatas akibat kepungan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dimana pada Senin (24/8/2026) sore, empat wilayah utama dilaporkan mengalami penurunan jarak pandang (visibility) yang drastis akibat terhalang racun asap.

Data pembaruan BMKG Stasiun Pekanbaru per pukul 16.00 WIB mengonfirmasi bahwa kondisi udara terburuk menimpa Kota Pekanbaru dan Rengat.

Disebutkan bahwa jarak pandang di kedua wilayah tersebut merosot tajam hingga tersisa 2 kilometer akibat kepekatan asap.

Ranti Kurniati, menyampaikan bahwa kondisi memprihatinkan ini merata di sejumlah titik pemantauan.

Wilayah Tambang Kabupaten Kampar, mencatat jarak pandang terbatas sejauh 3 kilometer, sementara Kabupaten Pelalawan berada di angka 5 kilometer, seluruhnya terkontaminasi asap tebal. Berikut rincian jarak pandang (visibility) di empat titik pemantauan Riau per pukul 16.00 WIB:

  1. Pekanbaru: 2 Km (Asap)
  2. Rengat: 2 Km (Asap)
  3. Tambang: 3 Km (Asap)
  4. Pelalawan: 5 Km (Asap)

Mencekiknya jarak pandang di Riau sejalan dengan tingginya suplai titik panas (hotspot) yang terdeteksi satelit.

BMKG mencatat total titik panas di Pulau Sumatera telah menembus angka 2.193 titik.

"Provinsi Sumatera Selatan masih menjadi penyumbang terbesar dengan lonjakan 1.207 titik, disusul Riau yang menyumbang 389 titik, serta Jambi sebanyak 266 titik " kata Ranti dalam data yang diterima GagasanRiau.Com, Senin sore (24/8). Berikut sebaran lengkap 2.193 titik panas di wilayah Sumatera per pukul 16.00 WIB:

  1. Sumatera Selatan: 1.207 titik
  2. Riau: 389 titik
  3. Jambi: 266 titik
  4. Lampung: 138 titik
  5. Bangka Belitung: 77 titik
  6. Kepulauan Riau: 57 titik
  7. Bengkulu: 19 titik
  8. Sumatera Utara: 18 titik
  9. Sumatera Barat: 13 titik
  10. Aceh: 9 titik

Khusus di Provinsi Riau, pembakaran lahan makin tak terkendali di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Indragiri Hilir. Kedua wilayah ini menguasai porsi terbesar dari total 389 titik panas yang tersebar di 11 kabupaten/kota. Rincian sebaran titik panas di wilayah Provinsi Riau meliputi:

  1. Kab. Pelalawan: 153 titik
  2. Kab. Indragiri Hilir: 140 titik
  3. Kab. Bengkalis: 32 titik
  4. Kab. Indragiri Hulu: 26 titik
  5. Kab. Kampar: 12 titik
  6. Kab. Rokan Hilir: 8 titik
  7. Kab. Rokan Hulu: 6 titik
  8. Kab. Siak: 6 titik
  9. Kab. Kepulauan Meranti: 3 titik
  10. Kota Pekanbaru: 2 titik
  11. Kab. Kuantan Singingi: 1 titik

Penurunan jarak pandang hingga batas rawan 2 kilometer ini menjadi peringatan darurat bagi keselamatan penerbangan serta aktivitas warga di jalan raya, seiring belum surutnya amukan api di lahan gambut Riau.

Terkini