Bupati Rohil Dihadang Emak-emak, Menagih Janji Aspal di Tengah Kepungan Debu

Ahad, 06 September 2026 | 12:19:42 WIB
Rombongan mobil Bupati Rokan Hilir yang berhenti diadang emak-emak

GAGASANRIAU.COM, BAGAN SINEMBAH, ROKAN HILIR — kaum perempuan terdiri dari emak-emak di Bagan Batu, menghadang rombongan Bupati Rokan Hilir (Rohil) H. Bistamam.

Emak-emak ini melakukan protes saat melintas di kawasan Simpang Joko–Simpang Acong, Kepenghuluan Persiapan Murini Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Sabtu (5/9/2026) petang.

Kaum emak-emak ini sudah muak dan menjadi puncak kekesalan masyarakat atas kondisi jalan lintas Bagan Batu–Tanjung Medan yang rusak parah dan terus membahayakan kesehatan akibat debu pekat.

Berdasarkan rekaman video yang diterima redaksi, emak-emak nekat berdiri membentengi jalan untuk menghentikan laju kendaraan dinas bupati.

Sambil memegang poster berisi tuntutan, mereka memblokir jalan guna meminta kepastian atas akses utama warga yang terabaikan tersebut.

Bistamam yang saat itu didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil Fauzi Efrizal terpaksa menghentikan laju rombongan.

Kejadian berlangsung saat rombongan dalam perjalanan menuju Bagan Batu usai menghadiri agenda di Kecamatan Tanjung Medan.

Bupati beserta Sekda akhirnya memilih turun dari mobil dan berdialog langsung dengan emak-emak di tengah jalan yang berdebu.

Kekecewaan warga Simpang Joko–Simpang Acong sejatinya bukan cerita baru.

Kawasan ini sebelumnya pernah diblokade total oleh warga akibat kepungan debu pekat yang kian parah pasca-pengerukan (gredering) badan jalan oleh pihak perusahaan.

Solusi sementara berupa pembuatan sumur bor untuk penyiraman jalan—hasil patungan perusahaan dan masyarakat—dinilai tak menjawab akar masalah.

Warga menuntut intervensi langsung pemerintah daerah untuk memberikan perbaikan permanen, bukan sekadar solusi tambal sulam yang melepas tanggung jawab negara.

Warga setempat, Ismail Siregar, mengonfirmasi bahwa penghadangan tersebut disengaja demi menguji kepedulian pimpinan daerah yang kebetulan melintas.

Merespons tekanan warga di lapangan, Bistamam melontarkan sejumlah janji manis.

Pemerintah Kabupaten Rohil berjanji akan mengupayakan pembangunan sumur bor melalui APBD Perubahan TA 2026.

Tak hanya itu, Bistamam turut menjanjikan pengaspalan jalan sepanjang satu kilometer yang membentang dari Simpang Joko hingga Simpang Acong.

Obral janji di pinggir jalan ini kini menjadi taruhan besar bagi kredibilitas Pemkab Rohil.

Masyarakat menegaskan tidak butuh angin segar verbal, melainkan realisasi fisik di lapangan.

Persoalan akses Bagan Batu–Tanjung Medan bukan sekadar urusan kenyamanan berkendara, melainkan menyangkut hak kesehatan paru-paru warga dan urat nadi ekonomi masyarakat yang kian terpuruk akibat infrastruktur bobrok.

Terkini