Sempat Diduga Tenggelam Usai Tinggalkan HP dan Sandal, Pria Kuansing Ditemukan Selamat 3 KM di Hilir

Sempat Diduga Tenggelam Usai Tinggalkan HP dan Sandal, Pria Kuansing Ditemukan Selamat 3 KM di Hilir
Korban usai dievakuasi Tim Gabungan

GAGASANRIAU.COM, KUANTAN SINGINGI — Budi Cahyadi, Kepala Kantor SAR Kelas A, Pekanbaru mengungkapkan terkait misteri hilangnya M (56), warga Desa Pisang Berebus, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi yang sempat dikira tenggelam tersapu arus Sungai Kuantan berakhir melegakan.

Pasalnya, korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi bernyawa dan selamat pada Sabtu (22/8) pagi.

Dimana operasi pencarian bermula ketika Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru menerima laporan darurat dari BPBD Kuansing pada Jumat (21/8) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Dibeberkan Budi, kronologi kejadian mencatat korban sebelumnya sempat pergi ke sungai bersama sang anak.

Namun, usai mengantarkan buah hatinya pulang ke rumah, M kembali beranjak menuju tepi sungai dan tak kunjung kembali.

Kepanikan warga memuncak setelah upaya pencarian mandiri di bantaran sungai hanya menemukan sepasang sandal, telepon seluler milik korban, serta jejak kaki yang membekas di area lumpur.

Temuan barang-barang pribadi di pinggir air tersebut langsung memicu dugaan kuat bahwa korban terpeleset dan terseret derasnya arus Sungai Kuantan.

Merespons laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung menggelar penyisiran terencana sejak pukul 07.00 WIB dengan mengisolasikan titik awal kejadian hingga memotong jalur ke hilir sungai.

Operasi pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 08.00 WIB. Tim menyisir hingga wilayah Desa Bandar Alai dan menemukan M sedang bertahan di tepi sungai—berjarak sekitar 3 kilometer ke arah hilir dari titik lokasi awal dugaan hilang.

Usai ditemukan, tim segera melakukan evakuasi medis dan melarikan korban ke Puskesmas Gunung Toar untuk memastikan penanganan fisik pasca-insiden.

Budi Cahyadi juga, mengonfirmasi penutupan resmi operasi SAR setelah korban diserahterimakan kepada pihak keluarga dan otoritas setempat.

"Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur dikembalikan ke satuannya masing-masing," kata Budi seraya menyampaikan apresiasi atas sinergi cepat tim gabungan dan masyarakat lokal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index