Hanya Untuk Padamkan Lahan Gambut Di Riau Anggarannya Rp500 Miliar

Sabtu, 11 Oktober 2014 - 07:00:39 wib | Dibaca: 1597 kali 

Gagasanriau.com Pekanbaru-Negara harus merogek kocek dalam akibat rusaknya lahan gambut yang mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau, seperti yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Kementerian Kehutanan Sonny Partono menyebutkan, anggaran pemadaman api sementara untuk lahan gambut di Bumi Lancang Kuning ini mencapai Rp500 miliar.

"Untuk pemadaman dan cuaca buatan itu saja sudah menghampiri setengah triliun," kata Sonny usai ekspos laporan hasil audit kepatutan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan di kantor UKP4 Jakarta, Jumat (10/10/2014) dikutip dari antara.

Menurutnya, sejak dikeluarkannya Instruksi Presiden nomor 16 tahun 2011 penegakan hukum dilakukan kepolisian, sementara tugas Kementerian kehutanan sebagai pendukung dalam pemadaman api.

"Kita hanya sebagai pendukung pemadaman di darat serta bertugas memberikan sosialisasi ke masyarakat dan menyiapkan sarana dan prasaran lainya untuk memadamkan api," ujarnya.

Sedangkan tugas lain dalam penanggulanan kebakaran lahan gambut dari udara dan hujan buatan, lanjut dia, merupakan tugas Badan Penanggulangan Bencana Nasional.

Selain itu situasi kemarau panjang sebagai salah satu faktor kekeringan, kata dia, lahan gambut akan mudah terbakar, baik itu diduga dilakukan masyarakat maupun pihak perusahaan pengelola lahan hutan.

Kendati anggaran yang digunakan cukup besar untuk memadamkan api, Partono mengungkapkan, bila anggaran tersebut dikelola dalam bentuk pencegahan tentu akan bermanfaat bagi masyarakat.

"Tidak ada yang bisa disalahkan, kalau seandainya anggaran itu dibagi-bagikan ke masyarakat dengan bentuk pembukaan dan pembersihan lahan tanpa bakar tentu akan meminimaisir titik api," tambahnya.

Berdasarkan audit kepatutan yang dilaksanakan Tim Gabungan Nasional, fakta menujukkan dari enam kabupaten kota 93 persen dari 12.541 titik panas priode Januari-Maret 2014 terdapat lahan gambut di wilayah tersebut. Asap pun masih terlihat di sejumlah titik di Provinsi Riau.

Editor Diaz Bagus Amandha


Loading...
BERITA LAINNYA