Bagaimana Dengan Riau?, Indonesia Panceklik Insinyur

Sabtu, 02 Januari 2016 - 18:30:57 wib | Dibaca: 5151 kali 
Bagaimana Dengan Riau?, Indonesia Panceklik Insinyur

GagasanRiau.Com Pekanbaru - Persatuan Insinyur Indonesia menyatakan bahwa Indonesia saat ini mengalami panceklik Insinyur dengan kondisi jumlah penduduk 250 juta orang. Kenyataannya Indonesia hanya tercatat 750.000 orang.

Dilansir dari berdikarionline.com Ketua Persatuan Insinyur Indonesia Hermanto Dardak, dari 750 ribu orang Insinyur hanya sekitar 40 persen yang konsisten bekerja dibidangnya. Dan selebihnya tersebar bekerja di negara asing. Selain itu dipaparkan bahwa dalam lima tahun kedepan Indonesia memerlukan 120.000 orang insinyur untuk menopang pembangunan infrastruktur senilai Rp 5.500 triliun.

“Indonesia butuh tambahan insinyur baru 65 ribu orang per tahun, tetap tersedia baru 35 ribu insinyur saja per tahun. Artinya, kita kekurangan sekira 30 ribu insinyur setiap tahun,” ungkap Hermanto, di Jakarta, Kamis (31/12/2015).

Dan hal ini menjadi fakta yang menyedihkan, pasalnya Indonesia kalah jauh dengan negara ASEAN soal ketersedian insinyur ini. Dimana Indonesia hanya mempunyai 3000 insinyur berbanding dengan 1 juta penduduk. Sementara di negara ASEAN sendiri berbanding 4000 insinyur untuk satu juta penduduk.

Karena itu, menurut Hermanto, pemerintah harus mendorong sosialisasi untuk meningkatkan minat generasi muda Indonesia pada keinsinyuran dengan memilih pendidikan teknik.

“Sampai sekarang mahasiswa teknik dan pertanian di Indonesia hanya 15 persen dari total mahasiswa. Sedangkan Malaysia 24 persen, Vietnam 25 persen, Korea 33 persen dan Tiongkok 38 persen,” ungkapnya.

Hemarnto menjelaskan, salah satu cara membangun minat para mahasiswa untuk menjadi insinyur adalah dengan mendokumentasi semua proyek signifikan, terutama yang bersifat mega proyek.

“Praktisi pembangunan perlu membagikan pengalaman membangun proyek-proyek, misalnya Mass Rapid Transit (MRT), Jembatan Suramadu, atau terowongan-terowongan,” jelasnya.

Dengan begitu, minat generasi muda untuk mengambil pendidikan teknik, lalu kemudian menjadi insinyur, bisa tumbuh.

Di Kota Pekanbaru sendiri tercatat ada 6 universitas yang terdiri dari Universitas Riau (UR) Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Islam Riau (UIR), Universitas Lancang Kuning (Unilak) Universitas Abdurrab Universitas Muhammadiyah Riau (Umri).  

Editor Arif Wahyudi
sumber artikel berdikarionline.com


Loading...
BERITA LAINNYA