Siapa Dibalik Penyerangan Rumah Wabup Bengkalis, Diserang Teror Molotov

Kamis, 20 Oktober 2016 - 18:51:00 wib | Dibaca: 3344 kali 
Siapa Dibalik Penyerangan Rumah Wabup Bengkalis, Diserang Teror Molotov

GagasanRiau.Com Pekanbaru - Teror kembali mencekam bagi Wakil Bupati Bengkalis Muhammad. Pasalnya rumah pribadinya yang berada di Kota Pekanbaru diteror dengan Bom Molotov oleh orang tak dikenal pada Selasa Subuh (18/10/2016). Namun bom molotov rakitan itu tidak sempat meledak.

Rumah Wakil Bupati Bengkalis, H Muhammad yang terletak di Jalan Bunga Indah, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru tersebut pada Selasa pagi ditemukan sebuah botol berisi dengan bensin, namun tidak sempat meledak karena sumbunya terlepas. Tapi tak ayal kaca yang berdekatan dengan garasi mobil pecah akibat lemparan botol bom molotov tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Ajudan Wabup Bengkalis Muhammad kepada wartawan Kamis siang (20/10/2016) di rumah pribadi milik orang nomor dua Negeri Junjungan tersebut.

Sementara itu Polsek Bukit Raya juga langsung menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan terkait laporan dari keluarga Wabup Bengkalis tersebut membenarkan bahwa ada teror bom molotov tersebut.

"Di TKP (rumah Wabup Bengkalis) kita menemukan serpihan kaca diduga bekas molotov. Namun dari keterangan saksi-saksi, molotov itu tidak sempat meledak. Sumbunya terlepas dari botol saat pelaku melemparnya," ujar Kapolsek Bukit Raya, Kompol Hendrik Sitompul, Kamis (20/10/16).

Dimana dikatakan oleh Kompol Hendrik Sitompul, awalnya korban enggan melaporkan kejadian tersebut, namun demi keamanan akhirnya kejadian pada Selasa Subuh tersebut resmi dilaporkan oleh korban. "Demi keamanan, kita sudah minta agar si pemilik rumah ataupun keluarganya agar melaporkan peristiwa tersebut," sebutnya.

Berdasarkan keterangan dari ajuda Wabup Bengkalis, kejadiannya itu sempat terekam CCTV. Dimana pelakunya 2 orang.

Namun dari rekaman CCTV, dua orang diduga pelaku tersebut tidak jelas penampakannya. Sehingga susah dikenali.

"Diduga pelaku dua orang, seperti yang terekam di CCTV di TKP. Tapi penyelidikan masih kita dalami lagi," Kapolsek Bukit Raya, Kompol Hendrik Sitompul.

Reporter Bintang RDTA


Loading...
BERITA LAINNYA