Inilah Uang Rakyat Rp.20M Dihamburkan Firdaus MT, Gedung LAM Pekanbaru Terbengkalai

Sabtu, 05 November 2016 - 18:43:56 wib | Dibaca: 6205 kali 
Inilah Uang Rakyat Rp.20M Dihamburkan Firdaus MT, Gedung LAM Pekanbaru Terbengkalai
Kondisi Gedung LAM Pekanbaru

GagasanRiau.Com Pekanbaru - Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Pekanbaru yang sejatinya harus menjadi aktifitas kebudayaan daerah senilai Rp20 Milyar dibangun semasa Firdaus MT mejadi Walikota terbengkalai.

Dimana informasi yang berhasil dirangkum, gedung LAM Pekanbaru ini dianggarkan sebanyak tiga kali dalam kurun waktu tiga tahun oleh Firdaus MT, yang berada di Kecamatan Senapelan, sangat memprihatinkan.

Informasinya lagi, gedung itu, terbengkalai dan belum bisa difungsikan karena tersangkut persoalan administrasi.

Hal itu diketahui saat Plt Wali Kota Pekanbaru, Edward Sanger, Jum'at (4/11/16) siang, saat Edward tengah selesai melakukan ibadah shalat Jum'at di Masjid Raya Pekanbaru. Edward, secara spontan langsung meninjau lokasi gedung LAMR Kota Pekanbaru, yang jaraknya tidak jauh dari Masjid Raya.

Saat mengunjungi gedung LAMR Kota Pekanbaru yang warna catnya berlapis kuning tersebut, dia masuk ke dalam gedung. Alangkah terkejutnya Edward karena melihat kondisi kantor LAMR Pekanbaru, menuai banyak persoalan.

Plt Walikota Pekanbaru didampingi oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kota Pekanbaru, Afrizal Usman, langsung meninjau lokasi gedung.

Pantauan dilapangan aliran listrik didalam gedung tersebut bahkan telah diputus oleh PLN karena menunggak dalam pembayaran. Lantai yang ada di basemant gedung bahkan digenangi air dan bersarang jentik-jentik nyamuk.

Tidak hanya itu, kondisi plafon gedung bahkan mulai rusak parah dan terkelupas. Inventarisir seperti AC bahkan tidak ada. Dari informasi  masyarakat sekitar, AC tersebut digondol maling.

"Sampai hari ini, Kami selaku pengurus tak bisa berbuat apa-apa," ucap Sekretaris LAMR Kota Pekanbaru, Afrizal Usman, kepada wartawan.

Mantan Anggota DPRD Kota Pekanbaru periode 2009-2014 itu menyebutkan pembangunan kantor LAMR Kota Pekanbaru dianggarkan sebanyak tiga kali melalui dana APBD Kota Pekanbaru dengan total anggaran Rp 20 Miliar.

"Jadi yah beginilah, kondisi gedung yang tidak terpakai, jadi sayang dan tidak terpakai dengan kondisi hancur," ungkapnya.

Plt Walikota Pekanbaru, Edward Sanger, usai meninjau lokasi gedung LAMR Kota Pekanbaru, berjanji dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan kepada Dinas Cipta Karya dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru, untuk meminta keterangan apa yang terjadi sebenarnya.

"Persoalan ini nanti akan kita cari solusinya, dan kita berharap kantor LAMR Pekanbaru ini bisa segera ditempati oleh pengurus nanti," tutupnya.

Editor Arif Wahyudi


Loading...
BERITA LAINNYA