Bentrok Warga Dengan PT Arara Abadi, Helikopter PT Sinar Mas Terbang Rendah Berputar-putar Diatas Kerumunan Warga

Ahad, 26 November 2017 - 21:50:41 wib | Dibaca: 10547 kali 
Bentrok Warga Dengan PT Arara Abadi, Helikopter PT Sinar Mas Terbang Rendah Berputar-putar Diatas Kerumunan Warga
Petugas keamanan PT Arara Abadi saat menghalau masyarakat yang melakukan aksi protes Tanggal 23 November 2017 pukul 11.30 WIB

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sumandi Siburian perwakilan masyarakat dari Kecamatan Pangkalan Kuras Desa Kesuma menyatakan bahwa pihak PT Arara Abadi menggunakan helikopter dan kekerasan fisik saat mengusir masyarakat yang hendak melakukan aksi protes atas pendudukan lahan konflik.
 
"Bentrok masyarakat Desa Kesuma dengan PT Arara Abadi Distrik Nilo pada Tanggal 23 November 2017 pukul 11.30 WIB berawal dari penanaman Akasia oleh pihak Arara Abadi di areal konflik, sementara masyarakat ingin melarang penanaman sebelum ada penyelesaian masyarakat dihadang ratusan Security (pihak keamanan) Arara Abadi milik yakni PT. Delta" ungkap Suwandi kepada GAGASANRIAU.COM Minggu malam (26/11/2017).
 
Saat itu disebutkan Suwandi, pihak keamanan PT Arara Abadi dilengkapi dengan pentungan, besi, kayu, parang dan benda tajam lainnya.
 

 
"Ketika masyarakat memaksa masuk ke areal konflik helikopter merek Sinarmas tiba-tiba berkeliling diatas kepala masyarakat dengan menghamburkan batu debu, ketika masyarakat dengan keadaan menunduk dari serangan Helikopter tiba-tiba ratusan Security memukul sambil mengusir masyarakat dengan senjata yang lengkap" terang Suwandi.
 
Akhirnya terang Suwandi lagi, banyak masyarakat korban pemukulan hingga mengalami kepala bocor, badan luka lecet. "Juga sepeda motor banyak yang di rusak oleh Security.
 
"Saya yang berada ditempat kejadian dan berusaha menyuruh masyarakat mundur disandera dan dibantai seperti binatang oleh ratusan Security karena dianggap sebagai provokator masyarakat" terang Sumandi.
 
Baca Juga Ini Keterangan Kapolsek Pangkalan Kuras Soal Bentrok PT Arara Abadi Dengan Masyarakat
 
Terkait pernyataan perwakilan warga ini, Nurul Huda Humas dari PT Arara Abadi saat dikirimi pertanyaan oleh GAGASANRIAU.COM Minggu malam untuk dikonfirmasi hingga berita ini dilansir belum memberikan jawaban secara resmi.
 
Loading...
BERITA LAINNYA