Dua Pengedar Narkoba Internasional Ditembak Mati di Dumai

Jumat, 18 Oktober 2019 - 20:09:07 wib | Dibaca: 2129 kali 
Dua Pengedar Narkoba Internasional Ditembak Mati di Dumai
Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi (kanan)

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU- Aparat melakukan tindakan tegas kepada dua orang diduga bandar narkoba jaringan internasional. Pelaku nekat acungkan senjata api kepada petugas saat hendak disergap petugas di Kota Dumai, Jumat (17/10/2019).
 
Tindakan tegas itu terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Dumai sekitar pukul 01.30 dini hari tadi. Kedua pengedar narkoba itu diketahui mengendarai mobil pajero saat diburu petugas.
 
Dikonfirmasi terpisah, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Jumat sore (18/10/2019) membenarkan kejadian tersebut, diterangkan Jenderal Bintang dua itu, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap dua bandar itu karena telah mengancam keselamatan petugas saat proses penggerebekan.
 
"Iya tadi malam ada tindakan tegas yang dilakukan petugas, karena pelaku mengeluarkan senjata jenis pistol revolver, sehingga kemudian dilakukan penembakan," kata Agung, didampingi Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, di Pekanbaru.
 
Dirinya juga menyampaikan rasa berbelasungkawa karena dua pengedar narkoba itu tewas saat proses penangkapan dan akan melakukan proses selanjutnya sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
 
"Saat itu kita menemukan lima kilogram (sabu) dari barang yang dibawa oleh yang bersangkutan. Ternyata setelah kita identifikasi masih sama dengan yang kita tangkap di Bengkalis dan ini akan terus kita kembangkan," lanjutnya.
 
Lebih lanjut Ia mengatakan, pihaknya saat ini akan terus memburu para gembong narkoba kelas internasional itu yang sangat meresahkan masyarakat.
 
"Ini masih ada kaitannya sama yang 89 kilogram kemarin ini jaringan internasional. Kita akan terus mencari bandar dan pengedar dan tim terus mencari. Ya ini adalah langkah kita untuk ofensif menerangi narkoba tentunya kita akan bertindak profesional karena kita paham sekali upaya-upaya penegakan hukum untuk melawan prilakunya dan menghentikan peredarannya," tutup Kapolda.

Loading...
BERITA LAINNYA