DPRD Pekanbaru Minta Tahun 2020 PAD Meningkat

Jumat, 03 Januari 2020 - 00:27:10 wib | Dibaca: 1267 kali 
DPRD Pekanbaru Minta Tahun 2020 PAD Meningkat
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru di tahun 2020 diharapkan meningkat pada tahun 2020 ini dibanding tahun 019 lalu. Pasalnya di tahun 2019 PAD yang ditargtekan masih kurang Rp.162 milyar dari total target yang diharapkan.
 
Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri kepada wartawan terkait harapannya kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kedepannya.
 
Dimana diketahui, dari 11 sektor atau sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tercatat di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tahun 2019, PAD Kota Pekanbaru yang terealisasi sebesar Rp627 miliar dari target Rp 789 miliar, angka tersebut kurang sekitar Rp162 miliar dari target yang ditetapkan.
 
"Awal tahun 2020 ini kita berharap Bapenda bisa meningkat sumber PAD dari 11 sektor pajak yang dikelola, tentunya dengan dasar dan kajian yang terperinci dan akurat, bahkan potensi-potensi PAD lebih digali dan dikaji titik kelemahannya dan dengan pola yang baru, kerena kalau dengan menggunakan pola yang lama saya yakin PAD kita akan stagnan disitu saja," ungkap Tengku Azwendi Fajri, Jum'at (3/1/2020)
 
Tidak hanya itu, Mantan Ketua Komisi II DPRD ini menyarankan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang bersentuhan langsung dengan pendongrak PAD agar aktif turun kelapangan. Hal ini tentunya didukung oleh ketegasan Bapenda untuk memastikan bahwa tim teknis yang ada bekerja maksimal dalam mengenjot sumber-sumber PAD.
 
"Bapenda harus tegas, pastikan tim teknis yang ditugaskan bekerja dan turun dilapangan bukan hanya dikantor, kita minta objek-objek pajak yang ada diluar harus terdata dan tertata dengan baik," ucap Azwendi lagi
 
Dari beberapa sumber pajak yang ada, Azwendi menilai pajak restoran dan pajak hiburan perlu lebih ditingkatkan, termasuk juga pajak reklame serta walet.
 
"Jadi ada beberapa sektor yang kita nilai bisa ditingkatkan lagi, termasuk juga pajak walet saat ini memang masih lemah dan belum maksimal capaiannya, namun tetap kita apresiasi dan lebih ditingkatkan dua kali lipat pada tahun ini," pungkasnya.

Loading...
BERITA LAINNYA