Repdem Minta Ganjar Pranowo Jangan Kegenitan di Medsos, Benahi Dulu Kemiskinan Petani di Jateng

Selasa, 25 Mei 2021 - 13:25:10 wib | Dibaca: 1256 kali 
Repdem Minta Ganjar Pranowo Jangan Kegenitan di Medsos, Benahi Dulu Kemiskinan Petani di Jateng
M. Fadllil Kirom, Ketua DPD Repdem Jateng

GAGASANRIAU.COM, SEMARANG - M. Fadllil Kirom, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) organisasi sayap PDI Perjuangan menyentil Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah yang dinilai "kegenitan" di Media Sosial (Medsos) lantaran isunya heboh mau Nyalon Presiden (Nyapres) pada 2024 nanti.

"Dewan Pimpinan Daerah Relawan Perjuangan Demokrasi (DPD Repdem) Jateng sebagai organisasi sayap partai PDI Perjuangan telah melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang menghasilkan beberapa rekomendasi eksternal untuk Gubernur Jateng " ungkap M. Fadllil Kirom, kepada wartawan, Selasa (25/5/2021) di Semarang.

Pertama kata Fadhil bahwa sektor pertanian merupakan sektor yang turut memegang peranan penting bagi perekonomian Jawa Tengah. Sektor ini kata dia berkontribusi menyumbang terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). 

"Sayangnya, hingga kini, sektor pertanian di Jateng belum mampu memberikan kesejahteraan bagi kehidupan para petani " ungkap dia.

Dan kedua lanjut dia, menurut Undang-undang No 11 Tahun 2009, bahwa kesejahteraan sosial adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya.

"Tentunya, menjadi kewajiban Pemprov Jateng untuk melaksanakan mandat pengurangan kemiskinan petani di Jawa Tengah " terangnya.

"Kami menemukan fakta hingga hari ini angka kemiskinan petani di Jateng masih tinggi, terjadi penurunan persentase sektor pertanian terhadap PDRB, terjadi konversi lahan pertanian ke non pertanian, tidak efektifnya sistem penyuluhan petani, adanya kesulitan petani dalam mengakses permodalan melalui perbankan, lemahnya peran Perusda yang menangani bidang pangan, kerusakan tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan hingga regenerasi petani yang belum efektif " beber Fadhil.

Berdasarkan beberapa fakta diatas, tegas Fadhil, Repdem mengingatkan dan meminta keseriusan Gubernur Jateng dalam upaya mengentaskan kemiskinan petani di Jawa Tengah.

"Masih ada waktu 2,5 tahun bagi Gubernur untuk melakukan perbaikan nasib petani Jawa Tengah sesuai dengan target angka kemiskinan Jawa Tengah pada tahun 2023 sebesar 7,48 persen. Terakhir, di tengah pandemi COVID-19 ini, sebagai
Gubernur yang diusung oleh Partai PDI Perjuangan wajib memprioritaskan program dan meluangkan waktunya untuk turun ke lapangan dalam rangka memperbaiki nasib wong cilik " kata Fadhil.

Dan lanjut Fadhil, berdasarkan data BPS per September 2020, Jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah sebesar 4,12 Juta orang (11, 84 %) dimana 2,23 Juta orang berasal dari pedesaan yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani.

"Berangkat dari data tersebut, pak Gubernur harus tahu bahwa Jateng petaninya masih tinggi angka kemiskinannya, pak Gubernur urus dulu Jateng, sekalian bantu bantu Presiden Jokowi menangani soal COVID-19 ini " tutup Fadhil.


Loading...
BERITA LAINNYA