Rekor, Harga TBS Sawit Capai 3.114 Per Kilogram

Selasa, 19 Oktober 2021 - 16:33:02 wib | Dibaca: 297 kali 
Rekor, Harga TBS Sawit Capai 3.114 Per Kilogram
Foto ilustrasi net

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 20-26 Oktober 2021 mengalami kenaikkan pada setiap kelompok umur.

Kenaikkan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp99,60/Kg dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp3.114,41/Kg. 

Kepala dinas Perkebunan Riau Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Defris Hatmaja mengatakan, kenaikkan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. 

Faktor internal naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan harga jual CPO dan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Defris mengatakan untuk harga Crude Palm Oil (CPO) pada PTPN V mengalami kenaikkan harga sebesar Rp178,80/Kg, PT Sinar Mas Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp266,10/Kg.

Sedangkan untuk PT Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp460,00/Kg, PT Asian Agri mengalami kenaikkan harga sebesar Rp123,94/Kg, PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp170,00/Kg dari harga minggu lalu.

Dan untuk harga jual Kernel, PT Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp1.018,18/Kg, PT Asian Agri Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp1.136,00/Kg, PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp1.118,36/Kg dari harga minggu lalu.

Dari faktor eksternal, Harga minyak sawit mentah CPO naik lumayan tajam. Pada Senin (18/10/2021) pukul 10:07 WIB, harga CPO di Bursa Malaysia tercatat MYR 4.961/ton Melesat 1,72% dari posisi akhir pekan lalu.


Untuk diketahui, Sejak akhir 2020 (year-to-date), harga CPO meroket 37,81%. Kenaikan harga minyak bumi ikut mengatrol harga CPO, harga minyak jenis brent dan light sweet melonjak masing-masing 1,3% dan 1,7%. 

"Saat harga minyak bumi naik, CPO (yang bisa digunakan sebagai bahan baku biofuel) menjadi menarik. Permintaan CPO naik, harga pun terungkit," pungkasnya.


Loading...
BERITA LAINNYA