Janji Seragam Gratis SD-SMP Belum Cair di Akhir Oktober, Politisi PDIP Semprot Disdik Pekanbaru

Janji Seragam Gratis SD-SMP Belum Cair di Akhir Oktober, Politisi PDIP Semprot Disdik Pekanbaru
Tekad Indra Pradana Abidin, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru

GAGASANRIAU.com, PEKANBARU — Hingga kini, janji manis yang sudah dikoar-koar dalam pemberitaan media oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk membagikan seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP belum juga terwujud. 
Padahal sudah memasuki pekan akhir Oktober 2026, bantuan yang dinantikan para orang tua murid tersebut masih mengendap di Dinas Pendidikan (Disdik).

Tekad Indra Pradana Abidin, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, mendesak Disdik Pekanbaru agar segera memenuhi komitmennya dan tidak lagi menunda penyaluran bantuan.

"Sesuai janji Pemko Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan, seragam gratis ini sudah bisa diberikan pada Oktober. Sekarang sudah akhir Oktober, jadi kita minta agar seragam ini segera disalurkan," tegas Tekad pada Kamis (22/10/2026).

Tekad menyarankan agar Disdik Pekanbaru tidak menahan seragam yang sudah selesai diproduksi.

Jika hambatan teknis pembuatan menjadi alasan, penyaluran sebaiknya dilakukan secara bertahap.

Langkah ini penting agar beban ekonomi para orang tua murid dapat segera diringankan tanpa harus menunggu seluruh kuota seragam rampung seratus persen.

"Kalau memang belum semuanya selesai, silakan yang sudah ada disalurkan dulu kepada masyarakat. Jadi, masyarakat bisa segera memperoleh manfaat dari bantuan seragam ini," jelas lulusan Magister dari Jerman ini.

Dikatakan Tekad, program bantuan seragam gratis dari Pemko Pekanbaru saat ini baru bisa dipenuhi tiga stel pakaian untuk setiap siswa penerima.Rinciannya meliputi pakaian seragam nasional (merah-putih untuk SD atau putih-biru untuk SMP), seragam pramuka, serta pakaian olahraga.

Komisi III DPRD Pekanbaru mendorong agar Pemko memperluas cakupan bantuan pada tahun-tahun mendatang, mengingat masih ada beban biaya seragam lain yang ditanggung orang tua.

"Untuk saat ini memang baru tiga stel seragam yang diberikan Pemko Pekanbaru kepada siswa baru. Namun, ke depannya kita berharap seragam Melayu dan batik juga bisa dianggarkan dalam APBD Kota Pekanbaru," papar Politisi PDI Perjuangan ini.

Tekad menegaskan bahwa Komisi III DPRD Pekanbaru akan terus mengawal janji ini

Mengingat Disdik Pekanbaru secara sadar telah menyepakati deadline penyaluran pada Oktober 2026, tidak ada alasan lagi untuk memperlambat eksekusi di lapangan.

"Kita sudah deadline Oktober ini dan Dinas Pendidikan menyanggupi itu. Karena itu, kita minta komitmen tersebut segera direalisasikan," pungkasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index