Daerah

Satu Kata Diucapkan Bupati Siak Terhadap Bawahannya, "Kecewa"

[caption id="attachment_6442" align="alignleft" width="300"]VIdeo Mesum diduga dilakukan Oleh Oknum Pejabat Siak sempat Mebuat Heboh Masyarakat Sekitar VIdeo Mesum diduga dilakukan Oleh Oknum Pejabat Siak sempat Membuat Heboh Masyarakat Sekitar[/caption]

gagasanriau.com - Siak - Satu kata yang diucapkan oleh Bupati Siak, Syamsuar. "Kecewa". itulah ungkapan kekecewan bupati atas beredarnya video mesum yang diduga melibatkan bawahannya, Kepala BKD Siak, berinisial PR, disebut kejadian memalukan bagi rakyat Siak.

"Saya berharap kejadian ini menjadi pelajaran buat kita semua. Ini soal moral dan akhlak seseorang. Tidak bisa dijadikan ukuran untuk menggambarkan kesalahan satu sistem pengawasan apalagi sampai mewakili rakyat suatu daerah secara keseluruhan. Perbuatan ini jelas bukan menggambarkan karakter orang Siak," tegasnya, Jumat (15/11).

Apalagi kata Syamsuar, Siak merupakan daerah yang sangat religius. Bahkan program-program kerja Pemkab juga banyak bernuansa religius. "Para pelajar kita arahkan untuk menjauhi perbuatan yang dilarang agama. Begitu pula para pegawai. Bahkan setiap Jumat ada kegiatan rutin khusus untuk itu. Kita juga rutin membuat program-program kerja yang bernuansa keagamaan," kata Syamsuar.

"Tak hanya itu saja, Kota Siak berkeinginan menjadi salah satu pusat tamaddun Melayu yang bernuansa Islami. Kita sangat berkomitmen dan konkrit untuk itu," tambahnya.

Setelah mengintrogasi PR, Syamsuar memastikan bahwa video mesum yang diperankan bawahannya itu tidak dilakukan di Siak. "Saya pastikan itu bukan di ruang kerja dan ruang kantor di Pemkab Siak. Saya sudah minta langsung staff untuk mengecek semua ruangan yang sekiranya mirip. Ternyata tidak ada satupun yang mirip. Saya pastikan kejadian ini dilakukan di luar kota Siak," ujarnya.

Syamsuar pun berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh komponen masyarakat. Bagaimanapun katanya, kerja keras mewujudkan daerah yang religius harus terus dilakukan.

"Introspeksi diri dan terus bekerja lagi yang terbaik untuk rakyat Siak. Untuk melakukan perbuatan besar, memang banyak cobaan. Namun saya tetap tekankan komitmen, bahwa Siak harus bersih dari perbuatan-perbuatan tercela seperti ini. Mohon doanya saja ya," kata Syamsuar menutup perbincangan.

jpnn/Eka Saputra


[Ikuti GagasanRiau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar