Usai Status Tanggap Darurat Dicabut, Kalaksa BPBD Inhil Datangi Markas Kodim 0314


Dibaca: 867 kali 
Jumat,25 November 2016 - 18:27:54 WIB
Usai Status Tanggap Darurat Dicabut, Kalaksa BPBD Inhil Datangi Markas Kodim 0314

GagasanRiau.Com Tembilahan - Kepala Badan Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Yuspik mendatangi markas Kodim 0314/Inhil guna menemui Dandim Letkol Inf J Hadiyanto secara khusus.

Bukan hanya Dandim yang didatangi, ternyata Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK juga dijumpainya dalam rangka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri atas berakhirnya dan pencabutan masa tanggap darurat Karhutla di Provinsi Riau, Jum'at (25/11/16).

"Atas sinergi yang telah terbangun dengan baik dengan pihak TNI dan Polri, maka pencegahan dan penanganan Karhutla di Kabupaten Inhil dapat berjalan dengan baik dan menurunnya angka lahan yang terbakar," ungkapnya.

Disebutkan, jika pada tahun 2015 lalu, jumlah lahan yang terbakar seluas 845,9 hektar. Maka, pada tahun ini angka kebakaran tersebut jauh menurun, yakni hanya 80,5 hektar.
"Ini merupakan keberhasilan kita semua dalam mengatasi bahaya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Inhil. Sesuai dengan motto Zero Fire," ujarnya.

Ditempat yang sama, Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung mengungkapkan, keberhasilan penanganan Karhutla ini merupakan hasil kerja keras semua pihak. Polri akan terus memback up berbagai potensi kerawanan yang terjadi, seperti Karhutla dan bencana lainnya.

"Walaupun tanggap darurat Karhutla telah berakhir, namun kami tetap menyiagakan personel dan peralatan pendukung pencegahan di lapangan, sampai tingkat Polsek dan Polpos," tegasnya.

Ke depannya, dalam penanganan Karhutla ini tetap bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Juga tetap tegas dalam melakukan penegakan hukum bagi pelaku Karhutla. Dikatakan, penyebaran maklumat Kapolda dan penegakan hukum yang dilakukan saat terjadinya Karhutla, memberikan dampak signifikan terhadap menurunnya tindakan pembakaran hutan dan lahan.

Diwaktu yang berbeda, Dandim 0314/ Inhil Letkol Inf J Hadiyanto menegaskan, selama ini personelnya bersama Polri dan stake holder terkait lainnya telah bekerja maksimal dalam pencegahan dan penanganan Karhutla. "Alhamdulillah, keberhasilan ini karena sinergi semua elemen, khususnya jajaran Polri dan BPBD," imbuhnya.

Walaupun masa tanggap darurat Karhutla sudah berakhir, akan tetapi seluruh personel TNI tetap dalam kondisi siaga jika sewaktu-waktu terhadap bahaya Karhutla.

Reporter Daud M Nur


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,06 Februari 2018 - 16:06:49 WIB

    Sebanyak 9 Kecamatan di Kota Pekanbaru Terjadi Kasus Demam Berdarah

    Sebanyak 9 Kecamatan di Kota Pekanbaru Terjadi Kasus Demam Berdarah GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU- Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi di 9 Kecamatan dari 12 Kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. Diungkapkan pihak Dinas Kesehatan Pekanbaru pihaknya mencatat Kecamatan Payung Sekaki, Tampan,
  • Sabtu,03 Februari 2018 - 23:29:04 WIB

    Dua Hektar Lahan PT RAPP Terbakar, Seorang Warga Diamankan Polisi

    Dua Hektar Lahan PT RAPP Terbakar, Seorang Warga Diamankan Polisi GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Muhammad Sawiruddin alias Udin seorang petani warga Sungai Sangar Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan diamankan polisi. Ia diduga melakukan pembakaran lahan untuk bertani c
  • Selasa,16 Januari 2018 - 16:08:15 WIB

    Antisipasi Kejahatan, Polsek Bukit Raya Patroli Malam Hari

    Antisipasi Kejahatan, Polsek Bukit Raya Patroli Malam Hari GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Raya menyatakan bahwa pihaknya rutin setiap malam melakuka patroli di Wilayah Hukum (Wilum) setempat. Patroli ini dilakukan untuk menciptakan keamanan lingku
  • Jumat,05 Januari 2018 - 17:35:39 WIB

    Benarkah Harimau Ini, Yang Menerkam Karyawan PT THIP di Kabupaten Inhil

    Benarkah Harimau Ini, Yang Menerkam Karyawan PT THIP di Kabupaten Inhil GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Nasib naas yang menimpa Jumiati 33 tahun, ia diterkam harimau sumatera hingga tewas. Jumiati adalah karyawan PT. THIP. Kejadiannya d areal Afdeling IV Eboni State Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pe
  • Senin,01 Januari 2018 - 22:43:41 WIB

    Komitmen Perangi Narkoba, Granat Inhil Layak Diacungi Jempol

    Komitmen Perangi Narkoba, Granat Inhil Layak Diacungi Jempol GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Meski angka penyalahgunaan Narkoba masih terbilang tinggi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), namun Komitmen Ormas DPC Granat Inhil dalam upaya membangun masa depan
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker