Di Pelalawan, PT SLS Garap Tanah Kuburan Leluhur Orang Tanglo


Dibaca: 2684 kali 
Sabtu,25 November 2017 - 12:43:54 WIB
Di Pelalawan, PT SLS Garap Tanah Kuburan Leluhur Orang Tanglo Kuburan warga yang digarap PT SLS
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Edy Gunawan warga dari Kabupaten Pelalawan menyampaikan bahwa masyarakat di desanya menemukan bahwa tanah pemakaman leluhur mereka dari Suku Tanglo sudah ditanami sawit oleh PT Sari Lembah Subur (PT SLS). Atas tindakannya, perusahaan perkebunan sawit grup PT Astra Agro Lestari tersebut dinilai sudah sewenang-wenang terhadap warga setempat.
 
"Keangkuhan PT SLS tetap berlanjut. Bukti keangkuhan itu nampak jelas di daerah Kampung Tanglo, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan. Areal pemakaman leluhur orang Tanglo di Afdeling M, SP 8 ditanami kelapa sawit hingga tidak berjarak dari kompleks makam" ungkap Edy Jumat malam (24/11/2017) melalui pesan Whatsapp.
 
"PT SLS menanam kelapa sawit mepet sekali ke makam nenek moyang orang Tanglo, ini membuktikan kesewenang-wenangan perusahaan terhadap masyarakat tempatan, yang jelas kami tidak terima dengan perlakuan perusahaan seperti ini" kata Ramlan warga setempat.
 
 
"Banyak sekali areal pemakaman leluhur Tanglo di dalam areal perkebunan PT SLS. Banyak di antara kompleks pemakaman itu yang ditanami kelapa sawit hingga tidak berjarak sama sekali dengan kuburan, bisa dicek di lapangan," kata Ramlan.
 
Dan dijelaskan Ramlan, berdasarkan hasil cek kondisi di lapangan PT SLS ini diterangkannya melakukan pengrusakan sungai sekitar Kampung Tanglo Perusahaan milik Astra ini menanam kelapa sawit bahkan hingga ke atas tebing sungai" ucap Ramlan.
 
 
"Ada dua sungai yang melintas di kampung Tanglo, yakni Sungai Tanglo dan Pay Mambuy, kedua-duanya ditanami secara membabi buta sejak 1990 an oleh PT SLS. Bahkan hingga ke atas tebing sungai. Padahal berdasarkan Kepres No 32 tahun 1990 tentang pengelolaan kawasan lindung, jarak tanam 100 meter untuk sungai besar dan 50 untuk sungai kecil." Diterangkan oleh Darwin Ketua Forum Melayu Tanglo ini.
 
Diberitakan sebelumnya bahwa masyarakat di Kabupaten Pelalawan menduduki perkebunan sawit milik PT Sari Lembah Subur. Masyarakat setempat menilai perusahaan perkebunan sawit grup Astra tersebut dinilai bertindak sewenang-wenang.
 
 
Pendudukan tersebut dikarenakan PT SLS melakukan tukar guling lahan masyarakat tanpa ada persetujuan dari masyarakat.
 
 
Hingga berita ini dilansir pihak manajemen perusahaan yakni Paryono, Sukmayanto dan Pebriansyah saat dilakukan konfirmasi Sabtu (25/11/2017) belum memberikan jawaban resmi.
 
Editor Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,02 Mei 2019 - 10:47:51 WIB

    Lions Club Lakukan Penghijauan di Perkantoran Walikota

    Lions Club Lakukan Penghijauan di Perkantoran Walikota GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Organsasi global yang hanya bergerak di bidang sosial, Perkumpulan Lions atau Lions Club melakukan gerakan penghijauan dengan menanam bibit pohon di komplek perkantoran baru Walikota Pekanbaru, Kami
  • Selasa,30 April 2019 - 18:00:05 WIB

    KPK Menetapkan Korporasi Perkebunan Sawit Sebagai Tersangka di Riau, Gakkum KLHK Kapan?

    KPK Menetapkan Korporasi Perkebunan Sawit  Sebagai Tersangka di Riau, Gakkum KLHK Kapan? GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) layak diapresiasi atas keberaniannya melawan kejahatan korporasi. Keberanian ini juga wujud gerakan yang diinisiasi KPK bernama Gerakan Nasional Penye
  • Kamis,25 April 2019 - 19:56:46 WIB
    KPK Terkesan Pembiaran:

    Perda RTRWP Riau Bertentangan dengan GNPSDA

    Perda RTRWP Riau Bertentangan dengan GNPSDA GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Peraturan Daerah (Perda) Rancangan Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRW) Riau diduga bertentangan dengan Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam (GNPSDA).  
  • Selasa,02 April 2019 - 17:56:59 WIB

    Aktivitas Galian C Kian Marak di Dayun

    Aktivitas Galian C Kian Marak di Dayun GAGASANRIAU,COM.SIAK - Aktivitas galian tanah timbun atau dikenal dengan istilah Galian C di Jalan Baru, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak kian marak. Mirisnya, kegiatan yang jika tak terkontrol menyebabkan kerusakan lingkungan
  • Jumat,29 Maret 2019 - 12:34:12 WIB

    Kondisi Harimau Sumatera Terjerat di Pelalawan Mengenaskan

    Kondisi Harimau Sumatera Terjerat di Pelalawan Mengenaskan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU  - Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono menyatakan bahwa kondisi Harimau Sumatera yang terjerat di Kabu
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker