GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Kembali lagi pihak kepolisian Polres Indragiri Hilir mengamankan dua orang remaja pengkonsumsi minuman keras jenis tual, Selasa (3/7/2018) sekira pukul 23.00 wib saat giat Patroli rutin dalam rangka antisipasi terjadinya C3, Sajam, Miras, Premanisme, Pemalakan dan Gangguan Kamtibmas lainya.
Sebelum membawa dua orang remaja ini, siang harinya polisi juga membawa empat orang remaja sedang mengkonsumsi tuak. Mereka dibawa ke kantor Polres Inhil untuk dimintai keterangan dan pembinaan.
Pengamanan para remaja ini dikarenakan masyarakat diresahkan dengan tingkah remaja yang sering ngumpul di Jalan Swarna Bumi dan Jalan Pendidikan yang sering mengganggu pengguna jalan. Bahkan pada Senin malam kemarin (2/7/2018), sempat terjadi pemukulan terhadap seorang pemuda hingga dilarikan ke RSUD Puri Husada.
Diinformasikan para remaja itu membawa senjata tajam dan menyerang pengendara sepeda motor yang lewat di sepanjang Jalan Swarna Bumi dan Jalan Pendidikan yang remang-remang kurangnya penerangan.
"Hasil Patroli, ditemukan sekelompok anak remaja di taman suwarna bumi yang sedang berkumpul dan meminum miras jenis tuak. Mereka langsung dibawa ke Polres Inhil untuk dilakukan pembinaan," ungkap Kapolres AKBP Christian Rony Putra melalui Kasat Sabhara Polres Inhil, AKP Sutomo melalui rilis diterima GAGASAN. Namun kedua remaja ini belum diketahui mengenai keterlibatan kasus pemukulan yang sempat meresahkan warga Tembilahan.
Kedua remaja itu berinisial FF (14 tahun) warga Simpang Gaung dan rekannya berinisial JY (16 tahun) juga berasal dari Desa Simpang Gaung Kecamatan Gaung.
Reporter: Daud M Nur
Terkini
Dominasi 182 Titik Panas di Sumatera, Bengkalis Wilayah Mengerikan!
Ahad, 05 April 2026 | 11:37:53 WIB
Polsek Tempuling Intensifkan Patroli KRYD, Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Sabtu, 04 April 2026 | 23:31:32 WIB
Bupati Inhil Rekomendasikan Hafizhah 30 Juz Lanjutkan Pendidikan ke Arab Saudi
Sabtu, 04 April 2026 | 12:03:40 WIB
30 Ton Ikan Mati Mendadak di Sungai Tapung Kampar, Limbah Korporasi Dibidik
Sabtu, 04 April 2026 | 07:48:04 WIB
Kemenkes Desak Dinkes Siak Klarifikasi Ancaman Eksodus 38 Dokter Spesialis
Jumat, 03 April 2026 | 11:53:45 WIB