Nekat Menyeberang Sungai Saat Air Pasang, Pria di Dumai Hilang Diduga Diterkam Buaya

Ahad, 19 Juli 2026 | 10:22:24 WIB
Unit Siaga SAR Dumai saat melakukan pencarian

GAGASANRIAU.COM, DUMAI,  – Budi Cahyadi, Kepala Kantor Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Pekanbaru mengungkapkan pihaknya telah  menerima laporan terkait kondisi membahayakan manusia di wilayah Kota Dumai, Riau.

Diungkapkan Budi bahwa seorang pria dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya di Muara Sungai Mampu, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, pada Sabtu (18/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari anggota Polsek Sungai Sembilan, peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah memancing bersama rekannya di kawasan Muara Sungai Mampu, tepatnya di dekat area PT SDO, dalam kondisi air sungai yang sedang pasang.

Kronologi kejadian bermula ketika korban hendak menyeberangi sungai.

Rekan korban yang bernama Shole sebenarnya sempat memberikan peringatan keras agar korban tidak nekat menyeberang.

Namun, peringatan dari rekannya tersebut tidak diindahkan oleh korban.

Saat korban sudah berada di tengah penyeberangan, seekor buaya tiba-tiba muncul dari arah semak-semak yang berada di tepi sungai dan langsung diduga menerkam korban.

"Di detik-detik mencekam tersebut, korban sempat berteriak histeris meminta pertolongan sebelum akhirnya tubuhnya menghilang terseret ke dalam air " beber Budi.

Melihat kejadian itu lanjut Budi lagi, rekan korban langsung berupaya memberikan pertolongan dengan cara terjun ke dalam sungai.

Kendati demikian, tubuh korban tetap tidak berhasil ditemukan. Insiden ini pun langsung dilaporkan kepada pihak keluarga korban serta Polsek Sungai Sembilan.

Hingga kin jelas Budi, masyarakat setempat bersama aparat kepolisian masih terus melakukan upaya pencarian awal.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru melalui Unit Siaga SAR Dumai langsung bergerak cepat.

Pihaknya memberangkatkan 5 personel Tim Rescue menuju ke lokasi kejadian yang berjarak tempuh sekitar 18 kilometer demi melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Selama operasi berlangsung, Tim SAR gabungan akan melakukan pemantauan intensif, menganalisis kondisi di lapangan, melaksanakan penyisiran bersama unsur terkait, serta mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat apabila berhasil diketemukan.

Di sisi lain, tim di lapangan juga memberikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat dan unsur yang terlibat dalam operasi pencarian agar selalu mengutamakan keselamatan diri.

Hal ini mengingat lokasi kejadian merupakan habitat asli satwa liar yang memiliki potensi bahaya tinggi.

Adapun data identitas korban diketahui berinisial IK alias Ajib (21), seorang pemuda yang beralamat tinggal di Jalan Bambu RT 18, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Budi Cahyadi, menyampaikan secara resmi bahwa pihaknya akan mengoptimalkan seluruh upaya pencarian bersama segenap unsur SAR gabungan hingga korban berhasil ditemukan.

Dia juga mengimbau keras kepada masyarakat luas untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah perairan yang berpotensi menjadi habitat satwa liar.

Terkini