Investasi Masa Depan Kampar: Bupati Ahmad Yuzar Dorong Generasi Muda Jogja Raih Tongkat Estafet Kepemimpinan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:52:49 WIB

GAGASANRIAU.COM, YOGYAKARTA - Pemerintah Kabupaten Kampar terus memperkuat komitmennya dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing tinggi. Langkah strategis ini dibuktikan melalui perhatian berkesinambungan terhadap para mahasiswa asal Kampar yang tengah menuntut ilmu di berbagai kota studi, termasuk Yogyakarta.

Bentuk kepedulian nyata tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., dalam rangkaian kunjungan kerjanya. Beliau hadir langsung untuk melantik dan mengukuhkan jajaran Pengurus Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta (IPRY) Komisariat Kampar Periode 2025/2026.

Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti acara pengukuhan yang digelar di Kota Pelajar, Yogyakarta, pada Jumat (1/5). Momen ini menjadi ajang silaturahmi akbar sekaligus konsolidasi pimpinan daerah bersama para calon pemimpin masa depan Kampar.

Dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap agenda kemahasiswaan ini terlihat dari hadirnya jajaran pejabat teras daerah. Kehadiran pimpinan OPD menunjukkan betapa krusialnya peran mahasiswa perantauan dalam pilar pembangunan daerah.

Tampak mendampingi Bupati dalam acara tersebut, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, S.S.T.P., M.Si. Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Kampar, Afdal, S.T., M.T., serta Kepala Dinas Sosial Kampar, Agustar, yang turut memberikan semangat kepada para mahasiswa.

Mengawali arahannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat yang hangat kepada seluruh pengurus IPRY Komisariat Kampar yang baru saja dilantik. Beliau menekankan pentingnya amanah organisasi yang kini diemban oleh para mahasiswa.

Ahmad Yuzar berharap agar wadah organisasi IPRY Komisariat Kampar ini dapat menjalankan fungsi strategisnya secara maksimal. Pengurus baru dituntut untuk menjadi perekat dan pemersatu seluruh mahasiswa asal Kampar yang tersebar di wilayah Yogyakarta.

"Kami berharap IPRY mampu menjadi wadah pemersatu mahasiswa Kampar di Yogyakarta sekaligus menjadi penyambung lidah pemerintah daerah," ujar Ahmad Yuzar di hadapan ratusan mahasiswa yang hadir.

Peran sebagai jembatan komunikasi ini dinilai sangat vital untuk menyosialisasikan berbagai program pembangunan yang sedang dialokasikan oleh Pemkab Kampar. Mahasiswa diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif demi kemajuan tanah kelahiran mereka.

Di tengah suasana penuh keakraban, Bupati Kampar menyampaikan pesan inspiratif yang membakar semangat para peserta. Dengan nada optimistis, beliau menaruh harapan besar agar tongkat estafet kepemimpinan daerah dapat diteruskan oleh mahasiswa yang ada di hadapannya saat itu.

Ahmad Yuzar mengungkapkan refleksi jujur mengenai perjalanan karier para pejabat di Kabupaten Kampar. Beliau menyebutkan bahwa sebagian besar jajaran birokrasi dan pimpinan daerah saat ini merupakan alumni yang pernah menimba ilmu di Yogyakarta.

"Peran saya hari ini, saya harapkan beberapa tahun yang akan datang dapat digantikan oleh ananda sekalian yang ada di depan saya saat ini," ungkap Ahmad Yuzar penuh haru dan optimisme.

Beliau menambahkan bahwa rekam jejak historis Yogyakarta sebagai "kawah candradimuka" bagi pejabat Kampar harus terus dipertahankan. Generasi muda hari ini harus siap mengambil alih posisi-posisi strategis penentu kebijakan di masa depan.

"Saat ini banyak pejabat Kampar yang berasal dari alumni yang menimba ilmu di Yogyakarta. Ke depan, posisi ini harus bisa diambil oleh adik-adik mahasiswa. Untuk itu, siapkan diri dari sekarang agar dapat bersaing," tegas Bupati mendalam.

Dalam pesan kuncinya, Bupati mengajak para mahasiswa untuk fokus meningkatkan kompetensi diri dan menjaga nama baik daerah. Pendidikan akademik dan pengalaman berorganisasi harus disinergikan secara seimbang.

"Belajarlah dengan sungguh-sungguh, tingkatkan Sumber Daya Manusia Kampar, dan jadilah duta terbaik Kampar di negeri rantau," Pinta Ahmad Yuzar memberi dorongan moral.

Ahmad Yuzar mengingatkan bahwa masa-masa perkuliahan merupakan "waktu emas" yang tidak boleh disia-siakan. Di kota budayalah calon-calon penerus bangsa dididik untuk memiliki kematangan berpikir dan integritas.

Ia menyoroti perubahan zaman yang bergerak sangat dinamis dan penuh tantangan. Tanpa persiapan kapasitas diri yang matang, generasi muda akan kesulitan memenangkan persaingan global yang makin ketat.

"Dunia ini berputar sangat cepat, untuk itu persiapkan diri kita untuk merebut posisi yang kita inginkan di dalam masyarakat. Kami membutuhkan dorongan dan gagasan seluruh mahasiswa untuk membangun Kabupaten Kampar sesuai peran masing-masing," tambahnya.

Momen bersejarah tersebut ditandai dengan pelantikan resmi sebanyak 350 pengurus IPRY Komisariat Kampar. Mengakomodasi seluruh potensi daerah, para pengurus yang dilantik merupakan representasi mahasiswa pilihan yang berasal dari setiap kecamatan di Kabupaten Kampar.(ADV)

Terkini