Air Masuk Ke Dalam Kelas Karena Banjir, Sekolah di Kunto Darussalam Diliburkan

Selasa, 18 November 2014 - 05:50:24 wib | Dibaca: 1772 kali 

Gagasanriau.com Pekanbaru-Banjir yang mulai membahayakan hingga mengakibatkan air memasuki ruangan kelas membuat Kepala Sekolah Dasar Negeri 006 Farinan di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu terpaksa mengambil inisitiaf meliburkan murid-muridnya, Senin (17/11).

Seluruh ruangan kelas sekolah yang terletak di Dusun Pelanduk, Desa Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam itu sudah digenangi air. "Kalau airnya masih bertahan, terpaksa harus diliburkan. Apalagi kalau hujan. Bisa makin naik airnya," ujar Farinan.

Saat dihubungi, Farinan mengakui belum melaporkan hal itu secara langsung kepada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Rokan Hulu. Dia juga belum tahu hingga kapan 176 murid di sekolah itu akan diliburkan. Kepala Dinas Pendidik, Pemuda dan Olahraga Rokan Hulu Muhammad Zen mengaku sudah mendapat laporan tentang kondisi SD 006 dari UPTD Disdikpora Kunto Darussalam.

Ia mengatakan, Disdikpora telah memerintahkan seluruh UPTD Disdikpora di kecamatan untuk melaporkan sekolah-sekolah yang terkena dampak banjir. Zen mengakui, pihaknya belum mengambil langkah agar proses belajar mengajar tidak berhenti terlalu lama. Misalnya memindahkan tempat belajar sementara sampai banjir surut dan gedung sekolah bisa digunakan kembali.

"Mungkin (banjir) hanya satu sampai dua hari ini. Kalau nanti sampai tiga hari atau seminggu, baru kita cari solusinya. Tempat belajar dipindahkan sementara," ujar Zen.

BPBD Rokan Hulu dalam rilisnya hingga Minggu (16/11) malam, menyebut, tercatat banjir di Rohul melanda delapan kecamatan dengan jumlah korban sebanyak 2.505 kepala keluarga. Korban terbanyak berada di Kecamatan Tandun dengan jumlah rumah terendam banjir mencapai 952 unit.

Kepala BPBD Rohul Aceng Herdiana memaparkan, korban banjir lainnya berada di Kecamatan Kabun (150 rumah), Kecamatan Kunto Darussalam (339 rumah), Kecamatan Rambah Hilir (234 rumah), Kecamatan Rambah (720 rumah), Kecamatan Rambah Samo (209 rumah), dan Kecamatan Kepenuhan (153 rumah).

Ditambahkan Aceng, banjir di dua kecamatan sudah surut secara keseluruhan. yakni Tandun dan Rambah Samo. "Ketinggian air naik di daerah hilir. Seperti Kecamatan Kunto Darussalam," ujarnya, Senin malam.

Diaz Bagus Amandha sumber tribun


Loading...
BERITA LAINNYA