Pancasila Harus jadi Ideologi Bangsa

Kamis, 06 Juni 2013 - 14:53:53 wib | Dibaca: 2342 kali 

[caption id="attachment_2527" align="alignleft" width="300"]Suasana Diskusi Peringati Hari Pancasila Suasana Diskusi Peringati Hari Pancasila[/caption]

gagasanriau.com-Untuk membudayakan kembali paham kebangsaan dan ideologi keseharian dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.

Rabu 5/6 Himpunan Mahasiswa Rupat Bersatu (HMRB) Bengkalis peringati hari lahirnya Pancasila setiap tangga 1 Juni.

Dengan menggelar diskusi terbuka di Aula kampus Politeknik Negeri Bengkalis dihadiri mahasiswanya Politeknik sendiri dan juga  dari beberapa kampus di Bengkalis.

Selain diskusi panitia juga menyajikan nonton bareng  film dokumenter tokoh nasional biografi Bung Karno.

Acara memperingati hari lahirnya pancasila 1 Juni 1945 dengan tema ”Membangun Kepribadian Bangsa dan Jiwa Nasionalisme” Burhan ketua HMRB saat diwawancarai menjelaskan latar belakang diskusi ini bahwa hilangnya kepribadian bangsa dan jiwa nasionalisme rakyat Indonesia karena rendahnya penghargaan yang diberikan kepada Pancasila.

“Hal ini dibuktikan dengan pengajaran formal pancasila kepada generasi muda khususnya pelajar atau mahasiswa hanya sebatas hafalan – hafalan teks  dan gambar garuda sebagai simbolisnya harusnya Pancasila menjadi ideologi kita dalam berbangsa dan bernegara”ujar Burhan ketua HMRB Bengkalis kepada wartawan gagasan Riau.

Burhan meneruskan penyampainnya”seingat saya mengenal pancasila itu saya dapatkan disaat sekolah dasar (SD) disuruh menghawal teks pancasila oleh guru, kemudian menyanyi lagu garuda pancasila dan dikenalkan gambar garuda yang tertempel di dinding depan ruang belajar namun setelah itu tidak adalagi kesinambungan pengajaran tindak lanjut yang didapatkan di bangku pendidikan”katanya lagi.

“Ada langkah maju upaya pemerintah dengan adanya konsep 4 pilar berbangsa dan bernegara pancasila tercantum didalamnya namun sangat disayangkan pendistribusia pengajarannya kepada masyarakat belum berjalan dengan maksimal”sambung Burhan.

Burhan menghimbau kepada rekan – rekan mahasiswa untuk bisa berinisiatif mempelajari dan menghayati kandungan pancasila agar mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa bisa bangkit dan mencapai sejatinya tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang para tokoh pejuang kemerdekaan meletakkan pancasila sebagai dasar Negara kemerdekaan Indonesia.

Acara diskusi ini juga menghadirkan pembicara aktivis Riau Riza Zuhelmi, S.Sos yang juga sedang melanjutkan perkuliahan S2 di UNRI.

Setelah panjang lebar memaparkan materi sejarah lahirnya Pancasila kemudian membuka sesi pertanyaan dari audiensi Riza Zuhelmi sempat kewalahan menampung pertanyaan – pertanyaan mahasiswa yang begitu besar rasa keingintahuannya tentang pancasila tetapi durasi waktu untuk menjelaskan secara mendetail terbatas yang disediakan oleh panitia.

“kalau kita urai secara mendetail untuk menjelaskan pertanyaan dari rekan – rekan mahasiswa ini bisa sampai besok pagi”ujar Riza Zuhelmi kepada mahasiswa agar tidak kecewa jika ada pertanyaan yang tidak terjawab secara memuaskan.

 Riza Zuhelmi merangkum jawaban dari beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh mahasiswa seputaran hubungan Nasionalisme dengan pancasila, cara mengawal jalannya pelaksanaan pancasila, dan cara menumbuh kembangkan kepribadian bangsa sesuai denga pancasila dengan menjelaska tiga pokok penting yang harus diterapkan pertama menjalankan perinsip gotong royong, kedua kekeluargaan dan ketiga musyawarah mufakat. *Anto*


Loading...
BERITA LAINNYA