Pemuda Pekanbaru Akan Gugat Firdaus MT Dan Ayat Cahyadi

Sabtu, 15 Oktober 2016 - 11:26:38 wib | Dibaca: 8740 kali 
Pemuda Pekanbaru Akan Gugat Firdaus MT Dan Ayat Cahyadi

GagasanRiau.Com Pekanbaru - Pemuda-Pemudi di beberapa Kecamatan akan menggugat Firdaus MT dan Ayat Cahyadi kerena telah memaksakan kehendak dan secara sepihak mengklaim tanpa ada persetujuan dari kelompok pemuda setempat.

Adalah Neldi Saputra (23 tahun) warga di Jalan Pahlawan Kerja ini geram dengan spanduk yang dipasang tepat dimuka jalan perumahannya. "Kita tidak pernah menyatakan bahwa meminta saudara Firdaus dan Ayat Cahyadi untuk maju kembali sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru, ini jelas-jelas perbuataan tidak senonoh dengan mengklaim sepihak ini. Sama hal nya menistakan agama, perbuataan bohong kepada publik" kecam Neldi geram Sabtu siang (15/10/2016).

Senada dengan Amrullah (26 tahun) warga di Jalan Kertama Marpoyan Damai ini, juga mengecam dan akan menyiapkan pemuda setempat untuk melakukan gugatan kepada Firdaus MT dan Ayat Cahyadi karena menyatakan dirinya dan pemuda setempat mendukung sesuai dengan isi spanduk tersebut.

"Ini spanduk hoax, sama sepertinya penistaan terhadap agama, mengklaim orang yang belum tentu sepakat dan melakukan pembohongan publik seakan-akan ini adalah kebenaran, kita akan konsolidasi pemuda akan menggugat Firdaus MT dan Ayat Cahyadi " tegas Amrul.

Randy pemuda dari Kecamatan Tenayan Raya juga turut marah dan mengecam atas pemasangan spanduk Firdaus MT dan Ayat Cahyadi di beberapa sudut kota dengan mengklaim dukungan maju sebagai walikota dan Wakil Walikota 2017 mendatang.

"Firdaus MT tidak beretika, penistaan terhadap agama ini namanya, Demi Allah saya tidak pernah menyatakan mendukung Firdaus dan Ayat itu bohong, kami juga akan menggugat orang dua ini, nanti malam kita akan melakukan rapat pemuda untuk menyiapkan gugatan"tegas Randy.

Pantaun di lapangan Spanduk Firdaus MT dan Ayat Cahyadi ini marak beredar di Pekanbaru. Dengan tulisan berisi siap mendukung kembali Firdaus dan Ayat Cayadi. Namun akhir-akhir ini spanduk tersebut mulai dikritik oleh pemuda di Kota Pekanbaru. Karena klaim sepihak dan dianggap pembohongan publik.

Reporter Arif Wahyudi


Loading...
BERITA LAINNYA