ODGJ Mengamuk di Masjid Al-Huda Tembilahan

Jumat, 18 September 2020 - 17:25:16 wib | Dibaca: 2128 kali 
ODGJ Mengamuk di Masjid Al-Huda Tembilahan
ODGJ diamankan petugas usai membuat kegaduhan di Masjid Al-Huda Tembilahan

GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Polres Inhil telah mengamankan seorang laki-laki inisial HA (32 tahun) yang mengamuk dan melempari Masjid Al-Huda, Jum'at (18/9/2020) pukul 10:00 wib.
 
HA warga Kecamatan Tembilahan Hulu ini bukan hanya mengamuk, terlihat membawa pisau mirip alat pengungkit kelapa dan menaiki mimbar masjid. 
 
Setelah diamankan, ternyata HA merupakan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ), dan langsung dibawa petugas keamanan ke Mapolres Inhil.
 
"Sebelumnya pada pukul 04.59 wib, menurut operator CCTV Masjid Al-Huda Tembilahan, ada seorang laki-laki yang tidak dikenal masuk kedalam Masjid melalui pintu sebelah kanan," kata Dikatakan Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno.
 
Ciri-ciri laki-laki tersebut memakai baju kemeja warna putih, rompi dan celana jeans warna gelap dengan membawa sebilah pisau yang mirip dengan alat pencungkil kelapa, memakai tas selempang dan memakai sepatu warna biru putih.
 
"Dengan memegang yang diduga pisau itu, Ia berdiri didepan mimbar khotbah, selang beberapa waktu berjalan keluar dari Masjid, sementara jemaah tidak ada yg berani mengamankan pelaku karena HA membawa pisau," jelasnya.
 
Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui HA sedang berjalan di sekitar Jalan Jendral Sudirman Tembilahan, dari pinggang pelaku didapati diduga sebilah pisau.
 
"Setelah diperiksa oleh RSUD Tembilahan ternyata HA pernah ditangani sebanyak 3 kali, dan sudah pernah dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Pekanbaru," ungkap AKP Warno.
 
Fakta-fakta mengenai pelaku yang terungkap
 
Dari keterangan orang tua HA di ketahui bahwa HA memiliki penyakit gangguan jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
 
Setelah dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan, diketahui bahwa pelaku sudah pernah menjadi pasien gangguan jiwa di RSUD sebanyak 3 kali, dan sudah pernah dirujuk ke RSJ Tampan - Pekanbaru.
 
Dari keterangan HA, mengaku melakukan hal tersebut dikarenakan mendapat bisikan, namun pelaku tidak bisa menjelaskan bisikan darimana.
 
"Pasien ODGJ itu sudah di rujuk ke RSJ Tampan-Pekanbaru. Selama proses penanganan oleh RSUD Tembilahan, kepolisian terus memantau perkembangan kondisi kesehatan pelaku," tukasnya.

Loading...
BERITA LAINNYA