Suntik Vaksin Covid Pertama Menancap di Lengan Syafrizal

Kamis, 14 Januari 2021 - 13:48:15 wib | Dibaca: 1018 kali 
Suntik Vaksin Covid Pertama Menancap di Lengan Syafrizal
Plt. Ketua DPRD Pelalawan Syafrizal menjadi orang pertama di Kabupaten Pelalawan yang menerima vaksin Covid 19

GAGASANRIAU.COM.Pelalawan - 
Setelah Presiden Joko Widodo mencatatkan diri sebagai orang pertama yang disuntikkan Vaksin Covid 19 Rabu (13/1/2021) kemarin. Hari ini vaksin Sinobac yangvtekah di distribusikan di tiga daerah di Provinsi akan disuntik ke beberapa tokoh setempat.

Di Kabupaten Pelalawan, orang pertama menerima vaksin buatan Tiongkok itu adalah Plt Ketua DPRD Pelalawan Syafrizal SE, politisi PDIP asal Pangkalan Kerinci dengan tenang membiarkan lengannya di tusuk jarum suntik yang kemudian dimasukkan cairan vaksin.

Usai di vaksin, Syafrizal mengaku senang bisa menjadi bagian dari upaya pemerintah melawan penyebaran virus Covid 19, ditanya soal perasaannya pasca di vaksin, ia mengaku biasa saja, sama seperti imunisasi semasa masih kecil.

"Biasa saja, seperti imunisasi waktu masih kecil dulu, seperti  vaksin cacar atau polio.," ucapnya.

Ditegskan Ijal, mengingat keterbatasan kesediaan vaksin untuk kuota Kabupaten Pelalawan, tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk bisa di vaksin, bagi yang terpilih namanya untuk di vaksin agar tidak menyia nyiakan kesempatan tersebut.

"Harus maubdi vaksin agat terhindar dari wabah Covid-19 serta memutus mata rantai penyebarannya", tandasya.

Pemberian vaksinasi dihari pertama ini diberikan kepada unsur Forkompimda kabupaten Pelalawan serta tenaga kesehatan yang menjadi prioritas vaksinasi nasional dilaksanakan di Puskemas Pangkalan Kerinci, Kamis (14/01/2021).

Bupati Pelalawan yang diwakili oleh Wakil Bupati Pelalawan Zardewan dalam sambutannya mengatakan kalau vaksinasi yang dilakukan hari ini kepada 10 orang unsur Forkompimda untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat agar tidak takut untuk di vaksinasi.

"Vaksinasi bertujuan agar penyebaran Covid-19 bisa lebih terkendali dan memutus mata rantai penyebarannya di seluruh dunia. Jadi saya berharap masyarakat tidak perlu takut untuk di vaksin", tegasnya (Apon)


Loading...
BERITA LAINNYA