RDP Dengan Bapenda Pekanbaru, Komisi II Minta Maksimalkan Potensi Pajak Untuk Tingkatkan PAD

Senin, 11 Januari 2021 - 14:30:07 wib | Dibaca: 719 kali 
RDP Dengan Bapenda Pekanbaru, Komisi II Minta Maksimalkan Potensi Pajak Untuk Tingkatkan PAD

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Komisi II DPRD Kota Pekanbaru menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru yang berlangsung di ruang komisi II, Senin (11/1/2021).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru H Fathullah didampingi Anggota Komisi II lainnya Dapot Sinaga, Munawar Syahputra, Eri Sumarni, Davit Marihot Silaban dan Muhammad Sabarudi.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) dihadiri Adrizal Sekretaris Bapenda Kota Pekanbaru didampingi para staf. Hearing bersama Bapenda Kota Pekanbaru tersebut merupakan rapat kerja perdana Komisi II DPRD Kota Pekanbaru di awal tahun 2021.

Rapat tersebut membahas beberapa sorotan. Diantaranya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pajak di Bapenda tahun 2020, potensi pajak yang bakal digarap oleh Bapenda untuk tahun 2021, dan strategi yang dilakukan untuk mendongkrak PAD baik sektor pajak hotel, rumah makan, tempat hiburan dan sektor pajak lainnya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru H Fathullah berharap, Bapenda Kota Pekanbaru dapat mengoptimalkan kinerja untuk mendorong bagi para wajib pajak dapat membayar pajaknya agar target pendapatan sebesar Rp 839 miliar dapat tercapai di tahun 2021.

"Ada beberapa persoalan yang kita sampaikan, terutama terkait realisasi pendapatan di Bapenda selama situasi pandemi Covid-19. Informasi yang kita ketahui, banyak diantara wajib pajak yang melakukan penunggakan atau tidak membayar pajaknya. Untuk itu, di tahun 2021 kita berharap tidak ada dispensasi lagi, para wajib pajak harus menjalankan kewajibannya sehingga target pendapatan di Bapenda sebesar Rp 839 miliar bisa tercapai," ujarnya.

Guna mencapai target pendapatan sebesar Rp 839 miliar, Politisi Gerindra ini meminta Bapenda Kota Pekanbaru untuk bekerja secara maksimal dan memberi peringatan keras kepada objek pajak yang selama ini yang dinilai lalai dalam menjalankan kewajiban.

"Kita mendukung pemerintah agar memaksimalkan pendapatan untuk tahun 2021 ini dan tidak ada lagi yang beralasan Covid-19. Kita minta setiap pelaku usaha atau objek pajak harus taat membayar pajak," tegasnya.

Fathhullah menyebut, kedepan Komisi II DPRD Kota Pekanbaru berencana akan kembali menggelar hearing dengan Bapenda untuk mendengar secara langsung presentasi realisasi pendapatan di Bapenda selama 2020 di masing-masing objek pajak.

Sementara itu, Sekretaris Bapenda Kota Pekanbaru Adrizal mengakui pencapaian pendapatan di Bapenda masih rendah. Hal ini dikarenakan mengingat situasi pandemi Covid-19 ada banyak pelaku usaha dan Wajib Pajak (WP) yang ikut terdampak.

"Ada beberapa pembahasan tadi, pertama soal realisasi pendapatan di Bapenda tahun 2020. Dimana realisasi PAD pajak di Bapenda mencapai Rp539,2 miliar dan tahun 2021 ini kita menargetkan Rp839 miliar," paparnya.

Lanjut Adrizal, ia mengaku bahwa saat ini masih menggunakan program lama untuk menyusun strategi dalam mendongkrak pendapatan dari objek pajak yang saat ini dikelola oleh Bapenda. Program lama tersebut dinilai ampuh untuk meningkatkan pendapatan asli daerah di saat kondisi dan situasi new normal meski beberapa objek pajak belum tergarap dengan maksimal.

"Program yang selama ini kita pakai dinilai bagus dan masih kita lanjutkan, dan kedepan kita juga fokuskan kepada pendataan-pendataan objek pajak baru dan penagihan terhadap hutang piutang yang ada di masing-masing wajib pajak," pungkasnya.


Loading...
BERITA LAINNYA