Pria di Rohul Diringkus Akibat Gelapkan Uang Penjualan TBS Kelapa Sawit

Ahad, 26 September 2021 - 14:07:38 wib | Dibaca: 179 kali 
Pria di Rohul Diringkus Akibat Gelapkan Uang Penjualan TBS Kelapa Sawit
Tersangka penggelapan dana penjualan sawit di Rokan Hulu. (Dok. Humas polres Rokan Hulu)

GAGASANRIAU.COM, ROKAN HULU - Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Suheri Sitorus bersama personel lainnya berhasil meringkus pelaku penipuan dan penggelapan uang hasil penjualan tandan  buah segar (TBS) kelapa sawit.

“Korban FMS melaporkan dugaan pelaku penipuan dan penggelapan uang hasil penjualan TBS oleh terduga pelaku berinisial PT,” kata Humas Polres Rohul AIPDA Mardiono P, Minggu (26/9/2021).

Kronologi kejadian ini bermula ketika si pelapor datang ke kebun sawit milik abangnya pada Sabtu (12/12/2020), sekira pukul 16.00 WIB. Ia dapat laporan pemasukan penjualan buah 8 trip dengan tonase 42 ton total uang Rp76.170.000 dengan pengeluaran Rp76.331.145.

Pelapor langsung melakukan audit ke J dan F selaku mandor buah yang juga orang kepercayaan kebun. Dari jumlah buah dan pengeluaran, pelapor minta bukti penjualan buah di pabrik. Namun J dan F tidak bisa menunjukkan bukti penjualan dari pabrik, tapi hanya tunjukkan kertas bon dari UD Monthe Karo.

Pelapor mengatakan, J hanya menunjukkan bon palsu dan bon asli berada di pabrik yang sudah diterima J  yang telah dirobeknya. Barulah J mengakui perbuatannya yang dilakukan sejak tahun 2018. Atas kejadian itu, pelapor merasa dirugikan dan melaporkan kejadian ke Polsek Bonai Darusalam.

“Selain mengamankan tersangka, juga barang bukti (BB) 1 lembar laporan pengiriman tertulis dikertas bekas di sampul buku, 1 Unit HP beserta kartu teleponnya, 1 ATM Bank Mandiri,” jelas Mardiono.

Selain itu, juga ikut diamankan 1 lembar bon hasil penjualan TBS kelapa sawit tertanggal 17 Desember 2020, 2 lembar bon penjualan TBS kelapa sawit tertanggal 13 Desember 2020 dan 1 lembar kertas putih bertuliskan tonase hasil penjualan TBS. Karena merasa dirugikan, lalu korban FMS melaporkan kejadian tersebut. 

Setelah pelaku J tertangkap dan mengakui perbuatannya pelaku F diketahui melarikan diri dari wilayah hukum Polsek Bonai.


Loading...
BERITA LAINNYA