Luas Karhutla 2021 di Riau Menurun Dibandingkan Tahun Lalu

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 14:19:37 wib | Dibaca: 802 kali 
Luas Karhutla 2021 di Riau Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
Ilustrasi/net

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru mengatakan sebanyak 83 titik panas yang diindikasikan kebakaran hutan dan lahan tersebar di wilayah Sumatera. Dengan penyumbang terbanyak pada provinsi Sumatera Selatan sebanyak 30 titik, Lampung sebanyak 28 titik, Bengkulu sebanyak 7 titik.

Pada Sumatera Barat sebanyak 6 titik, Sumatera Utara sebanyak 5 titik, dan provinsi Riau sebanyak 4 titik yang tersebar di kabupaten Rokan Hilir sebanyak 2 titik dan Siak sebanyak 2 titik.

Sementara itu, luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di provinsi Riau pada tahun 2021 terpantau menurun dibandingkan tahun 2020 lalu. Dimana pada tahun 2020 lalu, luas Karhutla di Riau mencapai 1.600,41 ha, sedangkan tahun 2021 seluas 1.400,08 ha.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edy Afrizal mengatakan, untuk tahun 2020 lalu, ada lima kabupaten/kota yang tergolong cukup luas kejadian Karhutla yakni Kabupaten Indragiri Hilir, 479 ha, Bengkalis 384 ha, Siak 176 ha, Pelalawan 142 ha dan Kota Dumai 95 ha.

"Sementara untuk tahun 2021, daerah dengan luas Karhutla terbanyak yakni Bengkalis 418 ha, Dumai 172 ha, Indragiri Hilir 164 ha, Rokan Hilir 153 ha dan Siak 110 ha," kata Edy Afrizal, saat temu ramah di Gedung Daerah Balai Serindit, Jumat (29/10) lalu.

Sementara itu, untuk jumlah titik hotspot di Riau tahun 2021 sebanyak 2.497 titik. Masih terjadinya Karhutla di Riau akibat wilayah Riau didominasi tanah gambut.

"Kemudian juga masih adanya perilaku masyarakat yang belum ramah lingkungan. Seperti membuka lahan dengan membakar," sebutnya. 

Kemudian juga lokasi Karhutla yang masih sulit dijangkau, keterbatasan sumber air, serta terbatasnya sarana dan prasarana.

"Selain itu juga upaya pemulihan area pasca karhutla belum maksimal dilaksanakan," pungkasnya.


Loading...
BERITA LAINNYA