Pelaku Penikam Kakek di Tembilahan Akhirnya Ditangkap

Sabtu, 28 Mei 2022 - 12:15:16 wib | Dibaca: 650 kali 
Pelaku Penikam Kakek di Tembilahan Akhirnya Ditangkap
Ilustrasi penikaman. (Dok.net)

GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Pelaku penikaman seorang kakek di Kota Tembilahan Jalan H Said sempat ingin menghilangkan jejaknya. Setalah melakukan penikaman, pelaku menghilang dari TKP.

Pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap identitas pelaku yang berinisial AR alias Jojo berumur 18 tahun warga Jalan M Boya, Kelurahan Tembilahan Kota, Kecamatan Tembilahan.

Jojo ditangkap pada Jumat 27 Mei 2022, sekira pukul 22.30 WIB, di sebuah warung di Jalan M Boya, Kelurahan Tembilahan Kota, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. 

"Pelaku berhasil ditangkap disebuah warung di Jalan M Boya," kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah, Sabtu (28/5).

Usai ditangkap, saat diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya dan melakukan Tindak Pidana Penganiayaan tersebut hanya sendirian dengan menggunakan sebilah senjata tajam (sajam).

"Selanjutnya terhadap lelaku dibawa ke Polres Inhil untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," terangnya.

Baca Juga: Dipalak Rp1.000, Kakek di Tembilahan Ditikam Dari Belakang

Penangkapan pelaku atas laporan Indra atas penikaman yang menimpa Idrus seorang kakek berumur 54 tahun di Jalan H Said saat membeli nasi goreng pada Rabu lalu, 25 Mei 2022, sekira pukul 23.30 WIB.

Pada Rabu lalu saat pelapor sedang berada di rumahnya yang beralamat di jalan Terusan Mas Gang Arahman mendapat telepon dari adiknya yang bernama Delta mengatakan bahwa ayahnya, Idrus, kena tikam.

Pelapor langsung pergi kerumah ayah pelapor yang beralamat di Jalan Soebrantas Gang Pulai Indah dan sesampainya disana ayah pelapor telah di bawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan.

Sesampainya di rumah sakit pelapor melihat ayahnya dalam keadaan kena tikam dengan posisi pisau masih menancap di punggung, dan bapak pelapor menceritakan bahwa setelah membeli nasi goreng di Jalan H Said di depan Gerry Swalayan.

Saat hendak pulang berjalan kaki kearah Surau Al Iktiat dan sebelum sampai di Surau Al Iktiat ada orang yang tidak dikenal (terlapor) meminta uang Rp1.000,- (seribu rupiah), Indrus mengatakan tidak ada uang. Setelah Drus membelangi pelaku, pelaku langsung menikamnya di bagian punggung.

"Setelah menikah korban, pelaku langsung melarikan diri," tutupnya.


Loading...
BERITA LAINNYA