Gesa Pembangunan Dan Gerakan Ekonomi Rakyat, Pemko Pekanbaru Percepat Penggunaan ABPD 2023

Ahad, 05 Februari 2023 - 10:49:03 wib | Dibaca: 473 kali 
Gesa Pembangunan Dan Gerakan Ekonomi Rakyat, Pemko Pekanbaru Percepat Penggunaan ABPD 2023
Indra Pomi Nasution, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru (Foto pekanbaru.go.id)

GAGASANRIAU.COM,, PEKANBARU - Untuk mempercepat perputaran roda ekonomi masyarakat dan menggesa pembangunan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membuat gebrakan di awal tahun 2023 ini.

Karena Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023 sudah bisa digunakan pada awal tahun ini. Biasanya penggunaan APBD oleh Pemerintah Daerah (Pemda) akan berjalan pada medio April bahkan Juni.

"Kita mesti cepat realisasikan APBD tahun 2023 ini supaya ada dampak ke daerah dan progres pembangunan lebih cepat serta dirasakan masyarakat " ungkap Indra Pomi Nasution, Penjabat Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru dilansir dari bukamata.co, Sabtu malam (4/2/2023) di Pekanbaru.

Selain itu juga tambah Indra Pomi, mempercepat penggunaan APBD Tahun 2023 Kota Pekanbaru ini juga, bagian dari arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam mengatasi inflasi serta menggerakkan ekonomi masyarakat Kota Bertuah.

Untuk diketahui, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru tahun 2023 sebesar Rp 2,699 triliun.

Soal kesiapan penggunaan APBD Pemko Pekanbaru tahun 2023 ini jelas Indra Pomi, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah menyelesaikan  dokumen anggarannya.

Untuk itu, kata Indra Pomi, awal Februari OPD sudah diperintahkan untuk segera menginput Rencana Umum Pengadaan (RUP) dan kemudian menyiapkan dokumen lelang.

Dicontohkan Indra Pomi, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) lebih banyak proses untuk melaksanakan kegiatan dibandingkan dengan OPD lainnya.

“Tapi sekarang mereka (PUPR) sudah menyiapkan dokumen lelang. Setelah dokumen selesai, baru kita tayangkan di ULP (Unit Layanan Pengadaan). Sekarang, kita di ULP juga sedang membentuk pokja-pokja (kelompok kerja),” tukas Indra Pomi.


Loading...
BERITA LAINNYA